Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020/144 H, Ini Contoh Khutbah Shalat Idul Fitri di Rumah dan Tata Caranya

1 Syawal 1441 H untuk merayakan Lebaran Idul Fitri ditetapkan adalah hari Minggu 24 Mei 2020.Berikut ini contoh khutbah Shalat Idul Fitri di rumah.

Kolase
Foto Ilustrasi. Idul Fitri Minggu 24 Mei 2020/144 H, Ini Contoh Khutbah Shalat Idul Fitri di Rumah dan Tata Caranya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - 1 Syawal 1441 H untuk merayakan Lebaran Idul Fitri sudah ditetapkan adalah hari Minggu 24 Mei 2020.

Penetapan 1 Syawal 1441 H adalah Minggu 24 Mei 2020 disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dalam Sidang Isbat, Jumat (22/5/2020).

Kini banyak umat Muslim mulai belajar khutbah Shalat Idul Fitri setelah Kemenag RI dan Majelis Ulama Indonesia atau MUI menganjurkan kita semua Shalat Idul Fitri di rumah untuk memutus penularan Virus Corona atau COVID-19.

 

Terkait dengan tata cara Shalat Ied di rumah, MUI (Majelis Ulama Indonesia) telah mengeluarkan fatwa.

Seperti dikutip dari tayangan "Fatwa MUI Tentang Tata Cara ShalatIdul Fitri di Rumah" yang diunggah YouTube KOMPASTV pada 16 Mei 2020, Shalat Idul Fitri di rumah baik berjamaah dan munfarid memiliki ketentuan tertentu.

Tata cara Shalat Idul Fitri di rumah berdasarkan fatwa MUI adalah sebagai berikut:

  • Perbanyak takbir, tahmid, dan tasbih, sebelum shalat Idul Fitri.
  • Selanjutnya, membaca niat shalat Idul Fitri dua raka'at.
  • Pada raka'at satu, takbir sebanyak tujuh kali, di luar takbiratul ihram.
  • Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek Al-Quran.
  • Lalu rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya.
  • Pada raka'at kedua, takbir sebanyak lima kali, di luar takbir saat berdiri. Dilanjutkan dengan membaca surat Al- Fatihah dan surat pendek Al-Quran.
  • Kembali rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya, hingga menutup shalat dengan membaca salam.
Lalu bagaimana dengan khutbah setelah Shalat Idul Fitri jika dilakukan di rumah masing-masing?

Mendengarkan khutbah setelah Shalat Idul Fitri hukumnya sunnah.

Tetapi jika melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah dengan keluarga yang berjumlah kurang dari empat orang, maka khutbah boleh ditiadakan.

Begitu pula jika tidak ada anggota keluarga yang mampu berkhutbah.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved