Virus Corona di Malang

Forkopimda Kota Malang Sidak di Kawasan Pasar Besar, Tegur Pemilik Toko yang Langgar Perwali

Petugas dengan memakai mobil dan pengeras suara memperingatkan dan mengimbau masyarakat terkait Perwali PSBB Malang Raya.

tribun jatim/kukuh kurniawan
Suasana saat Forkopimda Kota Malang melakukan sidak pertokoan di sekitar kawasan Pasar Besar, Jumat (22/5/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang melakukan sidak pertokoan di sekitar kawasan Pasar Besar, Jumat (22/5/2020).

Petugas gabungan baik dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833 Kota Malang, dan Satpol PP Kots Malang menyisir pertokoan mulai Jalan Pasar Besar, Jalan Zainul Arifin, hingga Jalan Agus Salim.

Nampak petugas dengan memakai mobil dan pengeras suara memperingatkan dan mengimbau masyarakat terkait Perwali PSBB Malang Raya.

Dan di kawasan tersebut, masih ditemui beberapa toko seperti toko pakaian, handphone, alat musik, hingga toko mebel yang masih buka.

Petugas gabungan pun kemudian menegur secara lisan dan meminta pemilik toko untuk segera menutup toko karena tidak sesuai dengan aturan yang diperbolehkan di dalam Perwali.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan pihaknya tidak mau berdebat lagi.

"Kami berikan teguran bagi yang masih membandel dan masih buka. Karena sudah diatur (dalam Perwali) mana yang boleh buka dan mana yang tidak boleh," ujarnya.

Dirinya juga menerangkan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi toko yang masih membandel.

"Kalau ada toko yang sampai tiga kali menerima surat teguran dan masih tetap buka, kami sudah sepakat dengan Dandim dan Walikota. Kami akan buat surat resmi agar dapat dicabut perizinan usahanya," tambahnya.

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini juga menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan kegiatan tersebut.

"Kami akan terus lakukan sidak ini. Rencana besok juga akan kami lakukan di jam yang sama," bebernya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Malang, Priyadi mengungkapkan para pemilik langsung segera menutup tokonya usai dilakukan sidak tersebut.

"Tentu kami bersyukur, mereka dapat memahami dan menutup tokonya. Karena kami sendiri juga menyarankan agar pihak toko bisa sukarela menutup sendiri tokonya," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved