Berita Magetan

Kapolda Irjen M Fadil Imran Ungkap Alasan Puluhan Ribu Kendaraan Dihalau Keluar Jatim jelang Lebaran

Puluhan ribu kendaraan didominasi kendaraan pribadi diduga mengangkut pemudik diminta balik arah keluar wilayah Provinsi Jawa Timur.

surya.co.id/doni prasetyo
Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansah dan Sekdaprov Heru Tjahyono mengunjungi check point di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2020). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Puluhan ribu kendaraan didominasi kendaraan pribadi diduga mengangkut pemudik diminta balik arah keluar  wilayah Provinsi Jawa Timur.

"Rekayasa lalu lintas, tidak ber-KTP Jawa Timur kita balik arahkan. Kalai ber-KTP Jawa Timur boleh masuk," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran saat mengunjungi Pos Cek Point Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5).

Dalam kesempatan ini Kapolda didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansah dan Sekda Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono.

Kunjungan Fadil Imran ke Pos Cek Point Desa Temboro, Magetan disambut Bupati Magetan Suprawoto, Komandan Kodim 0804 Magetan Letkol Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana dan sejumlah pejabat Pemkab Magetan.

Dikatakan Kapolda Fadil Imran, jumlah kendaraan yang mayoritas didominasi kendaraan pribadi itu dibalik arahkan keluar dari Jawa Timur kembali kearah Barat.

"Kalau memang ber-KTP Jawa Timur di bolehkan masuk Jawa Timur, tentunya dengan syarat tetap harus menjalani protokol kesehatan dijemput oleh pemerintah kabupaten untuk kemudian dilaksanakan isolasi,"kata Irjen Fadil Imran.

Terkait kegiatan takbiran, meski secara tegas Kapolda tidak melarang, namun masyarakat dihimbau tiadakan kegiatan berkerumun.

"Karena situasi masih merah, kegiatan kegiatan berkerumun dan mengumpulkan massa sebaiknya tidak diadakan. Kita tidak tahu, kita yang tertular apa kita yang menularkan," kata Kapolda Fadil Imran.

Lebih lanjut Kapolda Jawa Timur mengatakan, masyarakat harus melindungi keluarga, saudara, dan orang orang disekitar agar tidak menjadi korban terjangkiti virus corona.

"Selain melindungi keluarga, saudara saudara kita, juga kiai-kiai kita agar tidak menjadi korban terpapar virus corona ini,"ujar Kapolda Irjen Fadil.

Bahkan Kapolda Fadil berpesan, disiplin merupakan vaksin corona virus disease 2019 atau Covid-19 ini.

"Sampaikan kepada masyarakat, teman teman, kalau kita bisa di siplin, Insya Allah, virus ini akan cepat berlalu. Kuncinya masyarakat harus disiplin," tegas Kapolda Irjem Pol Mohammad Fadil Imran.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved