Breaking News:

Kuliner

Usai PSBB, Warung Pak Umar akan Tingkatkan Protokol Kesehatan Bagi Karyawan dan Pengunjung

Karena COVID-19, yang harusnya para pengusaha makanan mengalami masa panen, justru mendapat yang sebaliknya

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Umar Shaichan, sang pemilik Warung Pak Umar 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Warung Pak Umar menjadi salah satu usaha yang terdampak pandemi COVID-19.

Terlebih, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), warung yang terletak di Kawasan Sedati, Sidoarjo itu menutup gerai dan hanya melayani secara online.

Hal itu kemudian berimbas pada pendapatan yang terus menurun di tiap harinya.

Bahkan, saat-saat ramadan seperti sekarang ini, disebut Umar Shaichan owner Warung Pak Umar, sebagai lebarannya para pedagang makanan.

"Karena COVID-19, yang harusnya para pengusaha makanan mengalami masa panen, justru mendapat yang sebaliknya," terang Umar.

Meski begitu, Umar tak ingin mengeluh dan berhenti di satu titik hanya karena COVID-19.

Ia telah berpikir jauh ke depan tentang apabila pandemi ini tak kunjung hilang.

"Kalau pandemi tak kunjung hilang, tidak mungkin juga kami akan berdiam seperti ini. Maka, saya telah mempersiapkan dengan baik untuk segala hal yang akan terjadi ke depannya," imbuhnya.

Umar mengaku, telah mempersiapkan protokol kesehatan yang lebih baik untuk karyawan dan pengunjung.

Hal itu akan mulai diterapkan usai pemerintah mencabut status PSBB di Sidoarjo.

"Saat ini, di semua outlet Warung Pak Umar telah menyediakan difuser untuk pengunjung dan karyawan sebelum memasuki outlet. Alat ini juga akan ditaruh di beberapa titik ruangan dan bekerja menyemprotkan disinfektan food grade," tuturnya.

Selain itu, saat ini Umar tengah membangun tempat cuci tangan di depan outlet untuk pengunjung supaya mereka mau mencuci tangan terlebih dahulu.

Hal ini dilakukan Umar sebagai upaya pencegahan supaya ia tidak kecolongan.

"Ke depannya saya ingin meningkatkan protokoler kesehatan di Warung Pak Umar agar tidak kecolongan. Karena kalau sampai kecolongan, semuanya akan terdampak," tandasnya.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved