Berita Surabaya

Baru Bebas Asimilasi di Lapas Tulungagung dan Malang, 2 Jambret Beraksi Lagi di 7 TKP Surabaya

Aksi kejahatan dilakukan semenjak keluar dari penjara 26 April 2020 - 4 Mei 2020.

Luhur Pambudi
Tri Anggoro (33) dan Rudi Agus Hariyanto (32) saat dikeler Kapolsek Wonokromo Kompol Christoper Adhikara Lebang dan Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto 

SURYA.CO.ID I SURABAYA-

Dua jambret yang bebas setelah mendapat program asimilasi, kembali ditangkap Tim Antibandit Polsek Wonokromo, Rabu (20/5/2020).

Tersangka yang dijebloskan ke tahanan mapolsek yakni Tri Anggoro (33) warga Sawunggaling, Wonokromo, Surabaya.

Pria yang penuh tato di tangan dan kaki itu pernah ditahan kasus penjambretan di Lapas Malang, dan dinyatakan bebas melalui program asimilasi, Senin (6/4/2020).

Kemudian, Rudi Agus Hariyanto (32) indekos di kawasan Pakis, Sawahan, Surabaya.

Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu pernah ditahan di Lapas Tulungagung atas kasus penganiayaan, dan dinyatakan bebas setelah mendapat program asimilasi, Selasa (7/4/2020).

Kapolsek Wonokromo Kompol Christoper Adikara Lebang, mengatakan kedua tersangka sudah menjambret di tujuh lokasi di Kota Surabaya.

Lima aksi penjambretan dilakukan di kawasan Wonokromo. Sedangkan, dua aksi lainya, dilakukan mereka di kawasan Tegalsari.

"Sudah ada laporan aksi mereka ada 7 laporan (LP). Kami dapat barang bukti hasil pencurian motor, dan kami amankan 1 motor sebagai sarana kejahatan," katanya di halaman Mapolsek Wonokromo, Rabu (20/5/2020).

Saat beraksi, mereka membagi tugas. Tri Anggoro bertindak sebagai joki motor. Sedangkan Rudi, sebagai eksekutor penjambretan.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved