Berita Bojonegoro

Polisi Bojonegoro Ringkus Komplotan Pencuri Kendaraan Bermotor Roda 2 dan Roda 4

Satreskrim Polres Bojonegoro membekuk komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) R2 dan R4 yang beraksi belum lama ini.

ist
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, saat ungkap kasus pelaku curanmor roda dua dan roda empat, Selasa (19/5/2020)  

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Satreskrim Polres Bojonegoro membekuk komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang beraksi belum lama ini.

Pelaku tersebut merupakan kasus curanmor yang berbeda, yaitu curanmor kendaraan roda dua dan roda empat.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, untuk kasus curanmor roda dua lokasinya di kos kelurahan Mojokampung, Kota.

Jumlah pelaku yang diamankan empat orang, punya peran berbeda-beda. 

Mereka beranggotakan AS (31) asal Desa Mulyoagung, Kecamatan/ Kabupaten Bojonegoro, sebagai eksekutor.

Lalu WJ (23), BI (21), asal Desa Kalirejo, Kecamatan/ Kabupaten Bojonegoro, sebagai perantara menjualkan hasil curian. Kemudian AB (26) asal Desa Ngarum, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban sebagai pembeli hasil curian.

"Keempat pelaku curanmor kami tahan, dijerat pasal 363 KUHP ancaman 7 tahun penjara dan ada yang 480 KUHP ancaman 4 tahun penjara. Barang bukti satu motor Honda Beat warna hitam nopol S 2710 AG," ujar Budi kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Sementara kasus  curanmor kendaraan roda empat, pelakunya pernah mencuri mobil Isuzu elf L-300 dan uang tunai Rp 10 juta, hasil membobol toko bangunan di Kecamatan Baureno.

Pelakunya juga empat orang memiliki tugas berbeda, TF (42) Desa Takeran Klating, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, sebagai eksekutor yang saat ini tersangka ditahan di Polres Lamongan. RA (35) Kedurus Surabaya juga sebagai eksekutor, namun lebih dulu meninggal di wilayah hukum lain. 

Kemudian RE (39) asal Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik saat ini ditahan di Polres Lamongan, menerima uang hasil penjual kendaraan hasil curian.

Sedangkan HL (47) Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, Kabupaten Madura, saat ini ditahan di Polres Bojonegoro, sebagai pembeli kendaraan atau penadah.

"Tersangka ada yang diamankan di polres lain karena ada kaitan kasus hukum lain. TF dijerat 363 KUHP, untuk RE dan HL dijerat pasal 480 KUHP ancaman 4 tahun penjara. Namun yang ditahan di Polres Bojonegoro yaitu HL," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved