Berita Surabaya

Empat Kaki Tangan Bandar Gede Iwan, Pemilik 100 Kg Sabu yang Ditembak Mati, Ditangkap di Rungkut

Tersangka Abdullah saat diinterogasi mengaku memiliki gudang di rumahnya di Jalan Tambak Asri XXX-A, Surabaya. 

Istimewa
Empat anak buah almarhum bandar sabu Iwan Hadi Setiawan yang ditembak mati Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di sebuah apartemen Surabaya Timur ditangkap. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA -

Setelah menembak mati bandar sabu sabu (SS) Iwan Hadi Setiawan (38) warga Manukan Ranu, Surabaya, di sebuah apartemen di Surabaya Timur, Senin (11/5/2020) malam, Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkapnempat kaki tangan almarhum.

Tersangka yang ditangkap dan dijebloskan ke tahanan Polrestabes Surabaya adalah, Ferry Fajar Sukmono (29) warga Jalan Rungkut Kidul III-D, Rungkut, Surabaya.

Ferry merupakan orang kepercayaan dan langsung dikendalikan oleh Iwan. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan 200 gram sabu sabu.

Polisi juga menangkap pasutri siri Abdullah (33) warga Jaaln Tambak Asri XXX-A, Krembangan, Surabaya dan Sonya, (32) warga Tulungagung, di Jalan Dukuh Kupang XXI, Surabaya.

Terakhir menangkap Khoirul Rahman (20) warga Tambak Asri XXX-A, Surabaya. Dari tangan ketiga tersangka, polisi mengamankan 55 gram sabu.

Penangkapan terhadap empat tersangka daei rekam jejak almarhum Iwan. Tersangka Ferry diamankan dengan cara undercover buy di Jalan Rungkut Industri Raya, Surabaya. Di lokasi diamankan 200 gram.

"Ia mengaku mendapat sabu dari Iwan melalui seseorang di Lapas Pamekasan," ungkap Memo Ardian, Selasa (19/5/2020).

Dari Ferry, polisi akhirnya bergerak ke rumah kos dua bandar pengecer yakni Abdullah dan Sonya.

"Keduanya ikut menjual sabu. Empat poket sabu kami amankan," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved