Berita Jember

Kawanan Rampok yang Bunuh Koreografer di Jember Tak Sadar Kedatangan dan Kepergiannya Direkam CCTV

Tiga perampok dan pembunuh koreografer di kabupaten Jember tak sadar bahwa kedatangan dan kepergian mereka di lokasi sempat direkam kamera cctv.

surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Tiga orang tersangka pembunuhan dan perampokan terhadap Gery, kareografer dan fashion stylish Jember saat di Mapolres Jember, Senin (18/5/2020). 

SURYA.co.id | JEMBER - Kamera pengintai (CCTV) membantu polisi mengungkap perampokan dan pembunuhan terhadap Yohanes Satriyo Leonardo Garry (35), warga Jl Kertanegara No 32, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates.

Sebab kamera pengintai di kawasan tersebut merekam gerak gerik ketiga orang tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Surya, kamera pengintai itu dipasang tak jauh dari rumah Gery. 

Video yang direkam kamera ini menunjukkan adanya ketiga orang itu masuk ke rumah Gery pada Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 23.07 Wib. Kamera itu juga menunjukkan mereka keluar masuk rumah tersebut hingga Kamis (14/5/2020) pukul 00.30 Wib.

Selain rekaman kamera pengintai tersebut, polisi juga mendapatkan dugaan nama ketiga orang pelaku itu dari hasil penyelidikan sejak mayat Gery ditemukan Jumat (15/5/2020) hingga Minggu (17/5/2020).

"Ya CCTV cukup membantu kami dalam melakukan penyelidikan," ujar Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember, AKP Fran D Kembaren, Senin (18/5/2020).

Polisi juga berpegang kepada ciri-ciri mobil Gery yakni Datsun Go berwarna silver bernomor polisi G 1268 GX. Pada Minggu (17/5/2020), polisi mengedus rencana penjualan mobil itu di Kecamatan Ledokombo.

Polisi menyamar menjadi pembeli mobil tersebut. Mobil dijual oleh seorang perantara. Dari orang itulah, diketahui dua orang nama yang menjadi pelaku perampokan dan pembunuhan yakni Muhadir dan Anggi. Polisi pun menangkap keduanya. Setelah menangkap dua orang itu, polisi menangkap Dwi, adiknya Anggi di rumah mereka di Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sumbersari.

Kini ketiga orang itu mendekam di sel Mapolres Jember. Mereka dijerat memakai Pasal 339 KUHP dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan, dan pembunuhan berencana. Ancaman hukuman 20 tahun, dan maksimal seumur hidup.

Perampok dan Pembunuh Koreografer di Jember Mengaku Terlilit Utang

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved