Virus Corona di Surabaya

BREAKING NEWS - Takmir Masjid Al Akbar Batal Gelar Shalat Idul Fitri 1441 H, Ini Penyebab dan Alasan

Takmir Masjid Al Akbar Surabaya membatalkan penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1441 H akhir pekan ini akibat pandemi COVID-19 ( virus corona).

ahmad zaimul haq/surya
Jamaah bermasker saat mengikuti Salat Jumat Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat (27/3/2020). Tetap menggelar Salat Jumat di tengah wabah virus Corona (Covid-19), Masjid Al Akbar menerapkan sejumlah prosedur yaitu, pencucian tangan dengan hand sanitizer, pemeriksaan suhu, masuk bilik sterilisasi dan pemakaian masker serta pemberian jarak 1 meter tiap baris atau shaf jemaah. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Takmir Masjid Al Akbar Surabaya membatalkan penyelenggaraan shalat Idul Fitri 1441 H akhir pekan ini akibat pandemi COVID-19 ( virus corona) masih berlangsung.

Satu hal yang menjadi pertimbangkan takmir Masjid Al Akbar, yaitu mempertimbangkan kaidah ushul fiqh menghindari keburukan harus lebih diutamakan daripada meraih kebaikan.

Sebetulnya, takmir masjid terbesar di Sruabaya itu sudah menerapkan 13 protokol kesehatan jelang penyelenggaraan shalat idul Fitri.

Bahkan, jumlah jamaah untuk memenuhi masjid tersebut 40 ribu orang, sudah dikurangi menjadi 4 ribu orang. 

Sekretaris Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melakukan rapat koordinasi antara Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono dengan Imam Besar Masjid Al Akbar Surabaya, Ridlwan Nasir beserta Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, M Sudjak dan pengurus lainnya.

Helmy mengatakan, pada prinsipnya, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya punya 13 SOP pencegahan Virus Corona untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri, dan SOP itu siap dilaksanakan.

Termasuk harus melakukan physical distancing dengan mengurangi kapasitas masjid yang semula 40 ribu jamaah menyusut tinggal 4 ribu jamaah dengan rasio perbandingan 1:10.

"Namun khusus SOP No 11 tentang pembatasan jamaah Salat Idul Fitri dari 40 ribu menjadi 4 ribu tidak bisa dilaksanakan secara maksimal karena tingginya antusias umat.

Apalagi saat ini, masyarakat Surabaya tidak mudik seperti tahun sebelumnya," ucap Helmy, Senin (18/5/2020).

Selain itu karena mempertimbangkan kaidah ushul fiqh menghindari keburukan harus lebih diutamakan daripada meraih kebaikan, Helmy mengatakan Masjid Al Akbar tidak menyelenggarakan Salat Idul Fitri 1441 H.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved