PNS di Bojonegoro Mulai Nikmati THR, Kucuran Dana Capai Rp 40,7 Milliar

Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sudah bisa dinikmati.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Eben Haezer Panca
shutterstock
Ilustrasi THR PNS 2020 

Laporan Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sudah bisa dinikmati.

Pegawai negeri tersebut sudah dapat merasakan sekali gaji plus tunjangan, sejak Jumat (15/5/2020).

Ribuan PNS di kota ledre pun bisa bernapas lega, setelah adanya desas-desus gaji ke-14 itu dimungkinkan tidak cair.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, THR sudah cair sejak Jumat kemarin.

Jumlah yang didapat Pemkab Bojonegoro sesuai realisasi berdasarkan surat menteri keuangan nomor S-343/MK.02/2020, sejumlah Rp 40.799.614.650.

Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan usulan awal anggaran awal yaitu Rp 41.221.496.550.

"Realisasi yang didapat Pemkab Bojonegoro untuk anggaran THR yaitu Rp 40.799.614.650, dan itu sudah cair Jumat," ujarnya dikonfirmasi, Minggu (17/5/2020).

Jubir Pemkab itu menjelaskan, untuk jumlah total ASN sebanyak 8.906, namun tidak semua dapat karena menindaklanjuti situasi pandemi.

Untuk ASN yg dapat THR sejumlah 8.878 orang, sedangkan yang tidak dapat 28 orang.

Dari jumlah 28 orang tersebut, di antaranya pejabat eselon II sejumlah 24 orang dan fungsional IV d dan IV e sejumlah 4 orang.

Kemudian ada Bupati dan Wakil Bupati, serta anggota DPRD sejumlah 50 orang juga tidak dapat THR.

"THR itu gaji ke-14, kalau untuk gaji ke-13 kita belum tahu apakah cair atau tidak, mengingat situasi pandemi covid-19. THR sumbernya dari APBN bentuknya DAU dan sudah masuk APBD," pungkasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved