Berita Blitar

Cuti Bersama Ditiadakan, Pemkot Blitar Larang ASN Mudik Lebaran

Pemkot Blitar melarang para aparatur sipil negara (ASN) mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2020 ini. Cuti bersama juga ditiadakan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.CO.ID/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi PNS 

SURYA.co.id | BLITAR - Pemkot Blitar melarang para aparatur sipil negara (ASN) mudik saat Hari Raya Idul Fitri 2020 ini. Tak hanya itu, cuti bersama untuk para ASN pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini juga ditiadakan.

"Cuti bersama Hari Raya Idul Fitri untuk ASN ditiadakan dan ditunda setelah Idul Fitri," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Blitar, Suyoto, Minggu (17/5/2020).

Suyoto mengatakan sesuai rencana awal, cuti bersama Hari Raya Idul Fitri untuk para ASN jatuh pada 26-27 Mei 2020. Karena ditiadakan, para ASN sudah harus masuk kerja pada 26 Mei 2020. "Pada 26 Mei 2020 para ASN sudah masuk seperti biasa," ujarnya.

Tetapi, kata Suyoto, para ASN di lingkungan Pemkot Blitar masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH). Pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan kerja dari rumah untuk ASN sampai 29 Mei 2020.

Penerapan sistem kerja dari rumah juga diserahkan ke masing-masing kepala OPD. Sejumlah OPD menerapkan sistem kerja dari rumah untuk pegawainya dengan cara shift.

"Untuk OPD pelayanan kami serahkan ke kepalanya soal pengaturan sistem kerja dari rumah. Yang penting pelayanan untuk masyarakat tetap berjalan," katanya.

Selain itu, dikatakannya, berdasarkan surat keputusan Menteri Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) yang ditindaklanjuti dengan surat Badan Kepegawaian Nasional (BKN), juga melarang para ASN mudik saat Hari Raya Idul Fitri.

"Kami (BKD) sudah menindaklanjuti surat dari Menpan dan BKN ke masing-masing OPD di lingkungan Pemkot Blitar. Kepala OPD yang akan mengawasi pegawainya mudik atau tidak. Kalau ada yang mudik, kepala OPD melapor ke wali kota dan BKD," katanya.

Suyoto menjelaskan larangan mudik untuk ASN itu sebagai upaya pencegahan dan percepatan penanganan pandemi virus Corona atau Covid-19. "Larangan mudik dan sistem kerja dari rumah untuk ASN ini sebagai salah satu upaya percepatan penanganan pandemi Covid-19," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved