Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Alasan Bawaslu Jatim Antisipasi Potensi Pelanggaran Pilkada di Madura

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan adanya potensi pelanggaran pilkada di 2020, di antaranya, kawasan Pulau Madura.

surya.co.id/bobby constantine koloway
Diskursus tentang Pemilu 2019 yang diselenggarakan Bawaslu secara daring, Sabtu (16/5/2020). 

SURYA.co.id, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur mengingatkan adanya potensi pelanggaran pilkada di 2020, di antaranya, kawasan Pulau Madura.

Pada pilkada serentak tahun ini, satu di antara empat kabupaten di Pulau Madura akan menyelenggarakan pilkada. Yakni, kabupaten Sumenep.

Anggota Bawaslu Jawa Timur, Purnomo Satrio Pringgodigdo membeberkan data bahwa 13,3 persen dari pemilih di Jawa Timur berasal dari Madura.

Berdasarkan kalkulasi pihaknya, besaran kekuatan politik di Madura dalam mempengaruhi kebijakan nasional dan Jawa Timur mencapai kisaran angka 10 persen.

“Kekuatan politik di Madura cukup besar untuk mempengaruhi kebijakan tingkat nasional dan provinsi”, terang Purnomo pada acara diskursus tentang Pemilu 2019 yang diselenggarakan secara daring, Sabtu (16/5/2020).

Hal ini sebagai dampak positif tingginya tingkat partisipasi pengawasan politik di Madura.

Menurut Purnomo, 33 persen laporan dari seluruh Jawa Timur kepada pengawas di Pemilu lalu berasal dari dapil Madura.

“Dari 260 laporan pelanggaran, kita bisa mencatat bahwa 87 berasal dari laporan masyarakat Madura. Artinya, partisipasi tinggi di Madura”, tutur Purnomo.

Sedangkan dari akumulasi pelanggaran, besaran pelanggaran di Madura mencapai 19-22 persen pelanggaran dari seluruh Jawa Timur. Rinciannya terdiri dari 45 pelanggaran adminisrasi non APK, 26 pelanggaran pidana dan 8 pelanggaran etik.

Sebagian di antaranya bahkan masuk dalam tahap persidangan Perselihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK). Dari 11 PHPU di MK di Jawa Timur, 9 laporan berasal dari Madura.

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved