Berita Gresik

Upaya Anggota DPRD Gresik Sogok Siswi SMP Hamil 7 Bulan Disebut Kornas Perlindungan Anak Hina Korban

Upaya anggota DPD Gresik, Nur Hudi menyogok korban dengan uang Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar agar mencabut laporan di polisi berbuntut panjang.

SURYA.co.id/Willy Abraham
Upaya Anggota DPRD Gresik Sogok Siswi SMP Disebut Kornas Perlindungan Anak Menghina Korban 

SURYA.co.id | GRESIK - Upaya anggota DPRD Gresik, Nur Hudi menyogok korban dengan uang Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar agar mencabut laporan di polisi berbuntut panjang.

Upaya Nur Hudi itu pun dilaporkan ke Badan Kehormat (BK) DPRD Gresik oleh sejumlah kalangan.

Tak hanya itu, Nur Hudi dianggap oleh Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak ( Kornas PPA), Naumi sebagai langkah menghina perempuan dan anak.

Apalagi, Naumi mendengar jika uang sogokan diterima korban, nantinya MD akan dicarikan laki-laki lain.

Pengakuan Pria Gresik Setubuhi Siswi SMP: Saya Beli Tidak Maksa dan 10 Kali Berhubungan Badan

"Saya mempertanyakan kenapa anggota dewan berbuat seperti itu.

Ada apa ? Saya mendengar ada bahasa nanti dicarikan laki-laki lain itu maksudnya apa bahasa laki-laki lain ?

Menghinakan sekali harga diri perempuan dan anak," terang Naumi saat berkunjung ke rumah kontrakan orang tua MD, Sabtu (16/5/2020).

Naumi menyebut harga diri keluarga korban yang diming-imingi uang oleh oknum anggota DPRD itu sangat merendahkan.

Kronologi Tragedi Maut Ronda Malam di Tulungagung Halau Orang Asing, Video Jurus Gaguk Viral

Dukung korban tetap lanjutkan sekolah

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi (KOLASE TRIBUNNEWS)

MD yang menjadi korban pencabulan oleb saudaranya sendiri mengalami trauma berat.

Halaman
1234
Penulis: Willy Abraham
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved