Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Unitomo Gelar Buka Puasa Bersama, Dekan dan Dosen Terhubung Lewat Video Conference

Berbeda dengan dengan tahun sebelumnya, tahun ini keikutsertaan buka bersama dibatasi.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/zainal arif
Rektor mengikuti acara buka puasa online bersama Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) di Ruang RM. Soemantri, Kampus Unitomo, Jumat (15/5/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Dr Soetomo (Unitomo) menggelar acara buka puasa online bersama Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) di Ruang RM. Soemantri, Kampus Unitomo, Jumat (15/5/2020).

Berbeda dengan dengan tahun sebelumnya, tahun ini keikutsertaan buka bersama dibatasi.

Dekan maupun dosen melaksanakan buka puasa melalui video conference.

Untuk mendukung keberlangsungan kegiatan ini, Rektor Unitomo, Bachrul Amiq menjelaskan panitia telah mengirimkan sebanyak 50 menu buka puasa ke rumah dosen dan dekan dengan menggunakan jasa driver online, bahkan driver juga mendapat jatah paket buka puasa dari Unitomo.

“Mengingat dalam kondisi pandemi Covid-19, kita tetap diharuskan menjaga jarak, tidak mengumpulkan massa yang banyak, sehingga dosen dan dekan mengikuti acara ini dengan online saja, sedangkan untuk menu buka puasa dikirimkan ke rumah masing-masing dosen dan dekan dengan menggunakan driver online,” ujar Bachrul Amiq.

Dalam kesempatan kali ini, Rektor Unitomo Bachrul Amiq mengungkapkan pandemi Covid-19 selain berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi juga berdampak pada sektor pendidikan.

Pasalnya, kondisi saat ini membuat banyak perguruan tinggi bersusah payah untuk mencari mahasiwa baru agar dapat memenuhi target dari perguruan tinggi.

Meski begitu, Bachrul Amiq mengaku opitimis Unitomo dapat memenuhi target saat pendaftaran mahasiswa baru angkatan tahun 2020.

“Kami optimistis pendaftaran mahasiswa baru Unitomo angkatan tahun 2020 bisa memenuhi target, meski saat ini mengalami penurunan hingga 30 persen akibat pandemi Covid-19, kami tetap optimistis mahasiswa baru tahun ini bisa mencapai 1.800,” kata Bachrul Amiq

Selain itu, Unitomo juga menetapkan berbagai kebijakan seperti, pembayaran SPP hanya sampai bulan April sebagai syarat untuk menempuh Ujian Tengah Semester (UTS), peniadaan denda untuk keterlambatan pembayaran, serta pemberian subsidi internet dalam bentuk pengurangan SPP Rp 100 ribu perbulan yang akan berlaku mulai Mei sampai dengan Juni.

“Dengan kebijakan ini, kami harap bisa meringankan beban mahasiswa, terutama bantuan paket internet yang mahasiswa perlukan untuk bisa menempuh berbagai kegiatan akademik yang semuanya kini berlangsung secara online,” pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved