Semen Indonesia
Pendapatan Semen Indonesia Naik 5,57 Persen pada Kuartal I Tahun ini
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mengumumkan Kinerja Keuangan Perseroan periode Januari hingga Maret tahun 2020 atau kuartal I.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mengumumkan Kinerja Keuangan Perseroan periode Januari hingga Maret tahun 2020 atau kuartal I.
Pada periode tersebut pendapatan SIG naik 5,57 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2019.
Atau dengan nilai mencapai Rp Rp 8,58 triliun. Sementara periode yang sama tahun 2019 lalu mencapai Rp 8,13 triliun.
Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso, mengatakan bahwa peningkatan kinerja Perseroan pada kuartal I ini merupakan hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi yang terus dilakukan sejak tahun 2018 lalu.
“SIG akan terus menjaga kinerja profitabilitas melalui berbagai inisiatif cost transformation, serta pengembangan bisnis bahan bangunan yang bernilai tambah,” kata Hendi Prio Santoso, Jumat (15/5/2020).
Selain pendapatan yang meningkat, SIG juga mencatatkan beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 5,88 triliun, turun 0,64 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 5,91 triliun.
Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp446 miliar, naik 66,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 268 miliar.
Hendi menambahkan, menurut data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen nasional pada Triwulan I tahun 2020 tercatat sebesar 14,90 juta ton atau mengalami penurunan 4,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Meskipun tidak ada sektor usaha yang terbebas dari dampak pandemi ini, SIG mampu menjaga kinerja penjualan secara optimal," tambah Hendi.
Pada kuartal I 2020, penjualan SIG di pasar nasional mencapai 7,87 juta ton atau meningkat 4,71 persen dibandingkan Triwulan I tahun 2019.
Perseroan juga terus menggenjot penjualan di kawasan regional dengan mencatatkan total ekspor dari Indonesia mencapai 1,02 juta ton, atau tumbuh 23,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019.
Secara konsolidasi, penjualan domestik dan ekspor SIG termasuk TLCC Vietnam pada periode Januari hingga Maret 2020 mencapai 9,37 juta ton atau naik sebesar 7,04 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 8,75 juta ton.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pt-sig.jpg)