Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Jubir : Kita Tak Pakai Strategi Herd Immunity untuk Hadapi Covid-19. Strategi Apaan Tuh?

"Pertanyaannya apakah kita pakai itu? Jawabannya tidak," ujar Yuri ketika dikonfirmasi , Rabu (13/5/2020)

Editor: Suyanto
Kompas.com
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto yang juga juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (6/3/2020). 

SURYA.co.id I JAKARTA - Berbagai wacana upaya penanggulan penyebaran Covid-19 muncul. Mulai wacana lockdown, PSBB, dan satu lagi, Herd Immunity.

Khusus strategi Herd Imunity, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah tidak menggunakan strategi itu

"Pertanyaannya apakah kita pakai itu? Jawabannya tidak," ujar Yuri ketika dikonfirmasi, Rabu (13/5/2020)

Herd immunity (kekebalan komunitas) adalah kondisi ketika sebagian besar kelompok atau populasi manusia kebal terhadap suatu penyakit karena sudah pernah terpapar dan sembuh dari penyakit tersebut.

Wacana Herd Immunity itu sebelumnya dimunculkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Dalam seminar virtual pada 7 Mei 2020 lalu, Muhadjir berpendapat bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berada di tengah-tengah, antara opsi ekstrem lockdown dan herd immunity. "Pilihannya bisa luwes, mendekati lockdown atau mendekati herd immunity," kata Muhadjir.

Saat kembali disinggung apakah ke depannya strategi tersebut akan digunakan secara jangka panjang, Yuri pun menyatakan tidak. "Tidak, tidak (ke depannya tidak digunakan)," tambah Yuri.

Meski dinilai bisa menghambat penyebaran virus, namun strategi ini dapat memakan korban dalam jumlah besar.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved