Berita kediri

Perempuan di Kediri Dirantai Belasan Tahun Dalam Kondisi Telanjang Karena Depresi

Belasan tahun, Liyana dirantai oleh keluarganya dalam kondisi telanjang. Kondisi perempuan itu menyita perhatian dari aktivis DKM di Kediri

ist
Liyana, perempuan pengidap gangguan jiwa yang belasan tahun dirantai keluarganya di Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Aktivis Dewan Kesehatan Masyarakat (DKM) Kediri menemukan kasus baru penderita gangguan jiwa yang dirantai oleh keluarganya.

Penderita gangguan jiwa itu adalah Liyana (36), warga Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Malahan Liyana sudah belasan tahun kaki kanannya dirantai oleh keluarganya.

"Kondisi penderita sangat memprihatikan, sehari-hari telanjang dengan kaki kanan diikat rantai," ungkap Yanti, pegiat DKM Kediri kepada Surya, Rabu (13/5/2020).

Karena sudah belasan tahun, rantai yang dibuat mengikat kakinya malahan sudah terlihat berkarat. Selain itu Liyana juga dibiarkan tubuhnya telanjang.

Diungkapkan Yanti, dari penjelasan keluarganya, Liyana terpaksa dirantai kakinya karena pihak keluarga khawatir jika gangguan jiwanya kambuh dan membahayakan tetangganya.

Liyana merupakan anak dari pasangan almarhum Cipto dengan istrinya Patomah (57). Semenjak suaminya meninggal, Patomah yang sehari-hari merawat putrinya.

"Dari penjelasan ibunya, Liyana telanjang karena tidak mau mengenakan pakaian. Kalau diberi baju tidak dipakai kemudian disobek-sobek," jelas Yanti.

Semenjak mengalami depresi, sejauh ini Liyana masih belum pernah mendapatkan perawatan medis yang memadai. Termasuk belum pernah mendapatkan perawatan di rumah sakit jiwa.

Salah satu penyebabnya karena faktor ekonomi keluarga. Karena sehari-hari orang tuanya hanya buruh tani dengan penghasilan yang tidak menentu.

Depresi yang dialami Liyana tidak terlepas dari peristiwa pernikahan dini yang dialaminya. Karena setelah menikah, kemudian suaminya pergi begitu saja tak pernah ada kabar beritanya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved