Press Release

Pengembangan Fitur Digital Dorong Peningkatan FBI Mandiri Syariah

PT Bank Syariah Mandiri atau Mandiri Syariah, mencatatkan kinerja triwulan I 2020 tumbuh positif. Salah satu penopangnya adalah pendapatan FBI.

ist
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Bank Syariah Mandiri atau Mandiri Syariah, mencatatkan kinerja triwulan I 2020 tumbuh positif.

Salah satu pendorongnya adalah peningkatan jumlah pendapatan Fee Based Income (FBI), setelah melakukan pengembangan fitur digital.

Direktur IT, Operation & Digital Banking Mandiri Syariah, Achmad Syafii menambahkan pengembangan fitur digital berdampak pada peningkatan jumlah pendapatan Fee Based Income (FBI).

"FBI digital channel naik 36,97 persen dari Rp 52,06 miliar per Maret 2019 menjadi Rp 71,31 miliar per Maret 2020," kata Achmad Syafii melalui press release, Rabu (13/5/2020).

Fee Based Income dari mobile banking berkontribusi tertinggi dengan pertumbuhan sebesar 55,76 persen dari Rp8,04 miliar per Maret 2019 menjadi Rp12,52 miliar per Maret 2020.

Hingga Maret 2020, user Mandiri Syariah Mobile (MSM) mencapai 1,15jt user dengan jumlah transaksi sebanyak 8,5 juta transaksi.

“Insya Allah kami akan selalu mengembangkan dan meningkatkan layanan digital demi kemudahan dan kenyamanan nasabah,” lanjut Syafii.

Melalui MSM nasabah dapat melakukan pembayaran dengan QRIS, transaksi ke berbagai marketplace, pengisian saldo e-wallet, dll.

“Bahkan masyarakat bisa membuka rekening online #dirumahsaja. Ini adalah fitur pertama yang dimiliki bank syariah di Indonesia. Dengan #dirumahsaja tentunya sejalan dengan pesan Pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Hingga akhir Maret 2020, Mandiri Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp 368 miliar naik 51,53 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved