Breaking News:

Berita Blitar

Sidak Toko di Kota Blitar, Tim Dinkes Temukan Obat Kedaluwarsa dan Kecap dengan Izin Edar Habis

Raat Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinkes Kota Blitar menggelar sidak di sejumlah toko modern dan distributor makanan

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Tim Dinkes memeriksa produk kecap di salah satu distributor makanan di Kota Blitar, Senin (11/5/2020). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar bersama Tim Koordinasi Pengawasan Pembinaan Makanan dan Obat (TKP2MO) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah toko modern dan distributor makanan, Senin (11/5/2020).

Sidak ini untuk mengawasi peredaran makanan, minuman, serta obat-obatan saat Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dalam sidak kali ini, tim menyita sejumlah obat-obat yang sudah kedaluwarsa dan masih dijual di toko.

"Kami menemukan obat sudah expired (kedaluwarsa) dijual di toko. Jumlahnya tidak banyak, sekitar dua boks kecil. Barangnya kami sita untuk dimusnahkan," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Blitar, dr Dharma Setiawan.

Ada dua tim yang melakukan sidak ke sejumlah toko modern. Masing-masing tim mendatangi tiga toko modern di wilayah Kota Blitar. Tim memeriksa makanan, minuman, dan obat yang dijual di sejumlah toko modern.

Dharma mengatakan, selain obat kedaluwarsa, tim juga menemukan barang yang izin edarnya sudah habis dan masih dijual di toko. Tim meminta pengelola toko untuk menarik barang yang izin edarnya sudah habis terlebih dulu.

"Tadi kami temukan kecap yang izin edarnya sudah habis. Produknya bagus, tapi izin edarnya habis. Kami minta diperbarui dulu izin edarnya," ujarnya.

Menurutnya, dibandingkan tahun lalu, dari hasil sidak tahun ini menunjukkan ada perbaikan layanan di sejumlah toko.

Dharma mencontohkan, ada satu toko yang menjual obat warna biru dan pada sidak tahun lalu belum punya izin toko menjual obat.

Tapi, dalam sidak kali ini, pemilik toko sudah menunjukkan surat izin toko menjual obat.

"Meski masih ada temuan, tapi tahun ini kondisinya lebih baik. Sudah ada perbaikan layanan yang dilakukan pemilik toko," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved