Virus Corona di Pasuruan

Pengadaan 2,5 Juta Masker untuk Warga Kabupaten Pasuruan, Ada Beda Harga dari Dua Dinas Ini

Perbedaan itu terungkap dalam hearing antara Pansus COVID-19 bersama Dinkop dan Disperindag Kabupaten Pasuruan

surya.co.id/galih lintartika
Dari kiri ke kanan : Ketua Pansus COVID-19 Zaini, Kepala Dinkop Khasani (tengah) dan Kepala Disperindag Edy Suwanto (masker orange). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Dinas Koperasi (Dinkop UMKM) dan Disperindag Kabupaten Pasuruan memiliki perbedaan pandangan meski sama-sama mengerjakan megaproyek pengadaan 2,5 juta masker untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Perbedaan itu terungkap dalam hearing antara Pansus COVID-19 bersama Dinkop dan Disperindag dalam rangka klarifikasi pemberitaan yang menyebutkan ada dugaan keterlibatan oknum dewan dalam ploting megaproyek di Kantor DPRD, Sabtu (10/5/2020) malam.

Disperindag memilih untuk mempertahankan harga satuan masker Rp 3.500.

Sedangkan Dinkop memilih menaikkan harga satuan masker mejadi Rp 4.500.

Ada kenaikan Rp 1.000 di setiap masker yang dibeli dari para pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan.

Kepala Dinkop dan UMKM Kabupaten Pasuruan Khasani mengatakan, keputusan addendum atau mengubah harga satuan masker itu dilakukan setelah rapat koordinasi APH, Satgas dan lainnya menyimpulkan ada penyesuaian dan perubahan harga satuan masker.

Dia menjelaskan, penyesuaian harga ini dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal.

Salah satunya, pemberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Surabaya dan berdampak pada tutupnya pusat grosir tempat pembelian bahan dasar masker ini.

"Banyak keluhan dari UMKM. Mayoritas tidak bisa belanja bahan dasar karena toko grosir di Surabaya tutup dampak PSBB. Mereka bisa mendapatkan barang, tapi harganya tidak normal dan berdampak pada keuntungan yang akan didapatkan. Makanya mereka mengeluh minta dinaikkan," katanya.

Dia menjelaskan, pagu anggaran yang didapatkan dinasnya adalah Rp 3,5 miliar untuk pengadaan 1 juta masker.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved