Virus Corona di Pasuruan

Kisah Buruh Tanam Asal Kabupaten Pasuruan, Semakin Terpuruk di Tengah Pandemi Covid-19

Dia mengaku, kondisinya memang sudah sangat susah sekali apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini.

Foto Istimewa
Muli, seorang janda saat menerima bantuan dari Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Muli, janda dari warga Dusun Andong Utara, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur terharu sesaat setelah menerima bantuan sembako dari Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, Sabtu (9/5/2020) malam.

Dia mengaku, kondisinya memang sudah sangat susah sekali apalagi di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Asal mau makan pohong saja, insyallah aman dari Corona. Tapi memang sudah sangat terpuruk," kata dia, sembari tertawa.

Ibu lima anak ini mengaku sebelum pandemi, ia bekerja sebagai kuli di perhutani.

Ia buruh menanam gandum dan pohon-pohon lainnya.

Berangkat pagi, kata dia, pulang siang hari. Selepas salat shubuh, ia pergi ke hutan.

Biasanya, ia mendapatkan upah Rp 25.000 untuk pekerjaan setengah hari.

"Sejak pandemi. Semuanya berubah. Orderan pekerjaan sudah sangat jarang sekali. Ini ramadhan yang istimewa sekali," jelas dia.

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengatakan, ini adalah komitmennya untuk membantu meringankan masyarakat miskin dengan kategori janda, hidup sebatang kara dan tidak memiliki penghasilannya tetap.

"Ini kami sudah keliling di beberapa kecamatan. Ada banyak cerita dan kisah di baliknya. ikhtiar ini akan kami lakukan secara berkelanjutan sampai akhir Ramadhan. Mudah-mudahan bantuan kami bisa meringankan beban saudara kita yang membutuhkan," tambah dia.

Selain membagikan bantuan, Mas Dion, sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan ini juga berkesempatan buka bersama dengan warga yang diberikan bantuan.

Ia ingin merasakan makan bersama masyarakat dan sambil mendengarkan aspirasi dan masukan dari bawah.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved