Selasa, 19 Mei 2026

Virus Corona di Kediri

Warga Kota Kediri Kontak Erat Pasien Positif Covid-19 Lakukan Dua Kali Rapid Test

10 warga Kota Kediri yang kontak erat dengan salah satu pasien positif virus Corona asal Kabupaten Kediri, jalani rapid test tahap kedua

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Petugas mengambil sampel darah untuk melakukan rapid tes terhadap warga yang melakukan kontak erat dengan pasien positif Covid 19 di Puskesmas Ngronggo, Kota Kediri, Sabtu (9/5/2020). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Sebanyak 10 warga Kota Kediri yang kontak erat dengan salah satu pasien positif virus Corona atau Covid-19 asal Kabupaten Kediri, menjalani rapid test di Puskesmas Ngronggo, Kota Kediri, Sabtu (9/5/2020).

Rapid test ini dilakukan untuk yang kedua kalinya setelah pada rapid test yang pertama menunjukkan hasil semua negatif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr Fauzan Adhima menjelaskan, sesuai dengan protokol tracing, begitu ada pasien yang positif, maka akan dilakukan tracing terhadap kontak erat.

Rapid test berlangsung di halaman puskesmas dengan 4 orang petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Warga yang tercatat dari hasil tracing ini melakukan rapid test untuk memastikan apakah kontak erat tersebut sudah tertular atau belum.

Secara keseluruhan, hasil rapid test pertama terhadap 10 warga Kota Kediri hasilnya negatif. Warga dalam kondisi sehat. Maka rapid test kedua dilakukan untuk memastikan.

“Apabila rapid test negatif maka diulang pada 7 sampai 10 hari kemudian. Kalau hasilnya tetap negatif berarti kontak erat tersebut betul-betul aman dari penularan Covid-19,” jelas Fauzan.

Namun, apabila ternyata hasil rapid test-nya positif, maka akan dilanjutkan dengan tes swab.

Sementara, Kepala Puskesmas Ngronggo, drg Raya Mulyasari mengatakan kontak erat melakukan isolasi diri di rumah sejak diketahui melakukan kontak dengan pasien positif dari Kabupaten Kediri.

Isolasi mandiri akan berlanjut terus minimal selama 14 hari setelah rapid test pertama sampai betul-betul aman, ditandai dengan hasil rapid tes kedua negatif.

“Sepuluh warga ini melakukan isolasi mandiri di rumah. Harusnya, jika isolasi mandiri maka harus melakukan jarak aman dengan penghuni rumah,” ungkapnya.

Jarak aman minimal satu meter dan selalu menggunakan masker. Kedisiplinan warga termasuk kontak erat ini diharapkan bisa dijalankan sebaik-baiknya untuk memutus rantai penularan Covid-19.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved