Berita Madiun

Tas Mencurigakan di Depan Rumah Pak RW di Winongo, Madiun Sudah Diamankan Tim Jihandak

Awalnya saya pulang tarawih sekitar pukul 19.30 WIB, barang itu belum ada. Kemudian saya masuk rumah, pintu tertutup tapi tidak terkunci

Rahardian Bagus
Tim Jihandak dari Satbrimobda Polda Jatim saat mengevakuasi benda mencurigakan yang diletakkan di depan rumah Ketua RW di Kota Madiun. 

SURYA.CO.ID | MADIUN -

Sebuah benda mencurigakan di dalam sebuah tas ransel warna hitam yang sempat mengegerkan warga RT14/RW05 Jalan Sultan Agung, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jumat (8/5/2020) malam berhasil diamankan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Satbrimobda Polda Jatim.

Pantauan di lokasi, sejumlah anggota Tim Jihandak berseragam lengkap plus senjata laras panjang tampak berjaga di lokasi. Police line juga dipasang di sekitar lokasi penemuan benda mencurigakan tersebut.

Seorang anggota Brimob mengenakan baju anti bom atau body armour tampak mengambil benda mencurigakan tersebut kemudian membungkusnya dengan peralatan penjinak bom. 

Sekitar pukul 23.45 WIB benda mencurigakan itu berhasil diamankan, kemudian dibawa ke Mako Brimob menggunakan mobil.

Proses evakuasi benda mencurigakan oleh Tim Jihandak malam itu menyita perhatian warga setempat. Sejumlah warga tanpa rasa takut berusaha mendekati lokasi, dan mengabadikan peristiwa itu menggunakan ponsel mereka masing-masing.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, ketika dikonfirmasi di lokasi mengaku belum mengetahui isi benda di dalam tas tersebut. Saat ini benda mencurigakan dibawa ke Mako Brimob untuk diperiksa.

"Belum tahu, nanti perkembangan lebih lanjut akan kami beritahu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga RT14/RW05 Jalan Sultan Agung, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, digemparkan oleh penemuan benda atau barang mencurigakan dalam tas ransel berwarna hitam.

Tas hitam berisi benda yang belum diketahui isinya itu, diletakan oleh seseorang di depan pintu ruang tamu, rumah Ketua RW 05, Puji Widodo.

Ditemui di lokasi kejadian, Widodo menceritakan bagaimana awal mula penemuan benda mencurigakan tersebut. Ia mengatakan, sekitar pukul 19.30 WIB, ia pulang ke rumah usai salat tarawih, namun belum ada tas di depan pintu rumahnya.

"Awalnya saya pulang tarawih sekitar pukul 19.30 WIB, barang itu belum ada. Kemudian saya masuk rumah, pintu tertutup tapi tidak terkunci," kata Widodo.

Antara sekitar pukul 20.00 WIB hingga 20.30 WIB, sejumlah warga melihat benda tersebut. Sempat ada warga yang ingin membuka namun dilarang oleh warga lain, karena khawatir benda di dalam tas tersebut berbahaya.

"Akhirnya ada yang menghubungi saya, menelepon melalui handphone anak saya, kemudian saya keluar. Dari pada berisiko, akhirnya saya lapor ke kelurahan, kemudian dilaporkan ke pihak berwajib. Akhirnya dari kelurahan bersama-sama mendatangi TKP untuk melihat kondisi barang itu," kata Widodo.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved