Breaking News:

PGN

Progres Pembangunan Jargas ESDM oleh PGN Capai 39 Persen dari Target 266.000

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan, pembangunan jargas rumah tangga yang mereka kerjakan, tetap berjalan dengan standar ketat.

foto: pgn
Jargas RT PGN yang ditahun ini ditarget selesai 266.000 jargas secara nasional.  

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus melanjutkan pengembangan infrastruktur pemanfaatan gas bumi, terutama jaringan gas (jargas) melalui penugasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan, pembangunan jargas rumah tangga yang mereka kerjakan,  tetap berjalan dengan standar ketat di tengah pandemi Covid 19.

"Progress pembangunan jargas pemerintah dengan dana APBN sampai April 2020 mencapai 19.099 pelanggan, atau telah mencapai sekitar 39 persen dari target," kata Rahmat, Jumat (8/5/2020).

Sampai bulan April, progres jargas sudah dibangun di 9 Kota dan Kabupaten yaitu Aceh Utara, Dumai, Kabupaten Banggai, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Proboliinggo, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Karawang, Kota Bekasi, dan Kota Mojokerto.

Tahun 2020 Kementerian ESDM menugaskan PGN menyelesaikan pembangunan 266 ribu jargas rumah tangga.

Mengingat proyek ini di dilaksanakan ditengah pandemik darurat Covid-19, pelaksanaan pembangunan jargas baik ditempat umum maupun di rumah pelanggan mengikuti standard protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang sudah ditetapkan.

Meskipun terdapat beberapa kendala sebagai dampak Covid-19 antara lain tersendatnya mobilisasi pekerja proyek, material proyek, kesulitan dalam perolehan spareparts peralatan gas karena berasal dari negara terdampak Covid-19.

"Serta terdapat kenaikan kurs US Dollar yang cukup signifikan," ungkap Rachmat.

Namun demikian, mempertimbangkan urgensi proyek-proyek tersebut, PGN tetap berkomitmen melaksanakan proyek-proyek tersebut sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan agar pengembangan infrastruktur gas bumi dan langkah pemenuhan kebutuhan gas bumi masyarakat tidak mengalami keterlambatan.

Rachmat menambahkan PGN melakukan koordinasi dengan BNPB, Ditjen Migas dan Pertamina Group untuk mendapatkan rekomendasi dan dukungan operasional selama masa tanggap darurat Covid-19 untuk distribusi material proyek.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved