Virus Corona di Surabaya Raya

Mengapa FKM Unair Usulkan PSBB di Surabaya Raya Diperpanjang? Apa Disetujui Gubernur? Ini Jawabannya

Pihak Fakultas Kesehatan Universitas Airlangga ( FKM Unair) Surabaya menyampaikan sederet alasan usulan PSBB di Surabaya Raya diperpanjang.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Iksan Fauzi
surabaya.tribunnews.com/fatimatuz zahro
Tren kasus covid-19 di daerah PSBB Surabaya Raya yang dipaparkan saat jumpa pers di Gedung Negara , Jumat (9/5/2020) malam 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Pihak Fakultas Kesehatan Universitas Airlangga ( FKM Unair) Surabaya menyampaikan sederet alasan usulan PSBB di Surabaya Raya diperpanjang.

Di artikel ini, mengulas mengapa pihak FKM Unair mengsulkan PSBB di Surabaya Raya diperpanjang, lantas apakah akan diisetujui Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa?

Semua pertanyaan dalam mencegah penyebaran virus corona ( COVID-19) itu jawabannya ada di artikel di bawah ini.

Tim Kajian Epidemiologi FKM Unair Surabaya, Dr Windhu Purnomo, merekomendasikan agar masa PSBB di Surabaya Raya diperpanjang satu kali lagi.

Rekomendasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (8/5/2020).

Ketua Tim Advokasi PSBB dan Survilans Covid-19 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, dr. Widhu Purnomo.
Ketua Tim Advokasi PSBB dan Survilans Covid-19 dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair, dr. Widhu Purnomo. (ist)

Seharusnya PSBB Surabaya diakhiri pada tanggal 11 Mei 2020 mendatang setelah dimulai pada 28 April 2020.

Salah satu yang menjadi alasan usulan diperpanjang 14 hari lagi adalah karena masa penularan COVID-19 lebih dari 14 hari.

"Padahal nyatanya masa penularan COVID-19 itu tidak hanya 14 hari.

Ketika sesorang sudah tertular tapi dia belum muncul gejala sampai sudah ada gejala, maka jika dropletnya menyebar maka terjadi penularan," kata Windhu.

Begitu juga saat seseorang itu dinyatakan positif maka dia juga masih menulari sampai virus di tubuhnya hilang atau negatif.

Selama dia masih positif maka seseorang tersebut masih menulari pada orang lain.

Lebih lanjut ia mengatakan perjalanan alamiah dari COVID-19 ini berdasarkan pengalaman di banyak daerah termasuk di luar negeri banyak masyarakat di populasi yang belum terdeteksi.

Sehingga penting jika masa di rumah saja dengan PSBB diperpanjang.

"Masa infeksi ddimana seseorang bisa menulari orang lain itu 14 hari, itu selama masa inkubasi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved