Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Gresik

10 Hari PSBB, Masyarakat Diharuskan Tetap Pola Hidup Sehat, Pakai Masker dan Physical Distancing

Penyebaran virus ini semakin masif. Maka, harus ada kedisiplinan secara konsisten, sampai penyebaran virus sampai berhenti total

Penulis: Sugiyono | Editor: Anas Miftakhudin
Istimewa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat di dapur umum Kodim 0817 Gresik, menyiapkan makanan nasi bungkus untuk dikirim ke masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Kamis (7/5/2020).  

SURYA.CO.ID | GRESIK -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di hari ke 10 pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengajak masyarakat untuk tetap disiplin dan menjaga hidup sehat di saat Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Kamis (7/5/2020). 

Ajakan itu disampaikan ketika meninjau dapur umum Covid-19 di Kodim 0817 Gresik, Jalan RA Kartini. Bahwa diperlukan sinergi dalam melawan Covid-19. Sebab, penyebaran virus masih masif. 

"Walaupun sudah PSBB dan di hari ke sepuluh ini. Seharusnya, melihat penurunan yang signifikan dari penurunan penyebaran, dari penurunan kematian. Namun, perlu sinergitas lagi sehingga menang melawan Covid-19," kata Khofifah. 

Khofifah melihat dari PSBB ini, Gresik dan Sidoarjo ada indikasi melandai penyebaran Covid-19. Tapi, masyarakat diharapkan tetap disiplin menerapkan pola hidup sehat, memakai masker dan menjaga jakarak (Phisical distancing). 

"Yang di rumah selama 14 hari, seolah-olah sudah selesai. Padahal, penyebaran virus ini semakin masif. Maka, harus ada kedisiplinan secara konsisten, sampai penyebaran virus sampai berhenti total," imbuhnya. 

Khofifah mencontohkan kasus di Wuhan China yang sudah berkurang penyebaran Covid-19.

"Tapi, masyarakat keluar rumah masih pakai masker dan tetap menjaga phisical distancing," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved