Rabu, 13 Mei 2026

Pasar Simo Surabaya Ditutup Sementara

Hasil Rapid Test Puluhan Pedagang Pasar Simo dan Simo Gunung Surabaya: 5 Dinyatakan Reaktif Covid-19

Hasil rapid test puluhan pedagang di dua pasar, Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung lima pedagang dinyatakan reaktif covid-19.

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiharto
Anggota Satpol PP Kota Surabaya memasang garis Polisi Pamong Praja di Pasar Simo Surabaya, Kamis (7/5/2020). Penutupan Pasar Simo terkait diketahui ada pedagang terpapar virus Covid 19. 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Hasil rapid test puluhan pedagang di dua pasar, Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung  lima pedagang dinyatakan reaktif covid-19.

Rapid test tersebut  digelar setelah sebelumnya di pasar tersebut didapati temuan kasus covid-19.

Pasangan suami istri pemiliki stan serta rumahnya berada di dekat pasar diketahui positif corona.

Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan rapid test itu dilakukan secara acak.

Ada 20 pedagang di Pasar Simo yang dirapid test. Sedangkan di Pasar Simo Gunung 10 pedagang.

"Ada beberapa pedagang yang hasilnya reaktif," kata Hebi, Kamis (7/5/2020) malam.

Dari lima pedagang yang reaktif itu, seorang merupakan pedagang di Pasar Simo dan empat lainnya di Pasar Simo Gunung.

Selain itu, ternyata juga dikabarkan satu orang PKL di sekitar pasar Simo dinyatakan reaktif juga, namun dari hasil rappid testnya yang digelar kemarin.

Hebi mengungkapkan, rencana awal pihaknya bersama jajaran terkait hanya berniat menutup sementara dua pasar itu, dengan syarat tidak ditemukan pedagang reaktif saat digelar rapid test.

Namun, rapid test yang menunjukkan temuan reaktif, maka karantina terbatas selama dua minggu harus diambil sebagai bentuk upaya memutus mata rantai persebaran virus corona.

Dua minggu itu, terhitung sejak Selasa (7/5/2020) ini hingga 20 Mei 2020.

Keputusan itu, juga merupakan hasil koordinasi antara Dinkes Surabaya, Dinas Sosial, Satpol PP, Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah, PD Pasar Surya, Camat Sawahan, dan Camat Sukomanunggal.

“Sesuai protokol, langkah ini yang harus kami lakukan, tadi mulai pukul 12.00 WIB dua pasar ini mulai tidak dioperasionalkan,” terang Hebi.

Sedangkan untuk keamanan selama pasar dikarantina, Hebi mengatakan, pihaknya bakal meminta personel tambahan, selain dari petugas yang ditunjuk Direksi PD Pasar Surya Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved