Citizen Reporter

Minum Temu Putih untuk Hidup Sehat Melawan Kanker

Kanker tetap menjadi penyakit yang ditakuti. Ada beberapa penyebab. Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia menunjukkan cara pencegahannya.

citizen reporter/Eko Junaidi Setiawan
Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia memberi materi mengenai penyebab dan pencegahan kanker di Masjid Nurul Huda Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang. 

Sirsak, benalu teh, dan tanaman temu putih dapat mencegah kanker. Itu disampaikan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) saat melakukan sosialisasi seputar kanker kepada jemaah Masjid Nurul Huda Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (26/4/2020).

Empat orang perwakilan dari YSKI yang melakukan sosialisasi dengan Romy Ronaldo sebagai pemateri. Mereka menjelaskan banyak hal seputar kanker seperti apa itu kanker, apa saja jenis jenis kanker, apa saja faktor penyebab kanker, bahaya kanker, dan bagaimana cara mencegah kanker.

Sosialisasi ini dilakukan setelah tarawih. Sekitar 80 orang mengikuti sosialisasi.

Mereka menjelaskan jika kanker bisa menyerang siapa saja di setiap lapisan masyarakat. Biasanya penyakit kanker bisa disebabkan karena faktor keturunan ataupun faktor lainya seperti gaya hidup yang kurang sehat.

Gaya hidup yang kurang sehat itu dijelaskan seperti kebiasaan merokok, makan makanan yang banyak mengandung zat kimia, kebiasaan menggunakan smartphone ketika sedang mengisi bateraenya, dan lainnya.

Sebenarnya untuk mencegah penyakit kanker caranya cukup mudah yakni hanya dengan mengatur pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat antikanker yakni Ribosome Inactivating Protein (RIP). Makanan yang termasuk RIP seperti sirsak, benalu teh, dan tanaman temu putih.

Berdasarkan penjelasan dari Romy, ada cara mudah untuk mencegah penyakit kanker, yakni dengan melakukan suntik vaksin HPV. Dengan melakukan suntik vaksin HPV tiga kali selama tiga bulan, maka dapat mencegah penyakit kanker selama lima tahun. Hanya saja biaya yang dikeluarkan untuk sekali suntik cukup mahal, yakni bisa mencapai Rp 3 juta.

Adapun cara lain yang lebih mudah adalah dengan mengkonsumsi temu putih. Tanaman temu putih ini memiliki kandungan RIP yang cukup tinggi hingga mencapai 95 persen sehingga dengan mengonsumsi temu putih rutin selama tiga bulan setiap hari bisa mencegah kanker selama lima tahun.

YSKI cukup sering melakukan sosialisasi. Selain melakukan sosialisasi di masjid-masjid, mereka biasanya juga melakukan sosialisasi di puskesmas, majlis taklim, gereja, polsek, kantor desa, dan tempat lainnya.

Pada akhir sesi penyuluhan, perwakilan dari YSKI mengatakan yang mengikuti sosialisasi kanker bisa mendapatkan bibit tanaman temu putih secara gratis dengan mengambilnya di kantor YSKI cabang Malang. Setiap keluarga mendapatkan satu bibit.

Eko Junaidi Setiawan
Mahasiswa Jurusan Manajemen
UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
ekojunaidi152503@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved