Virus Corona di Pasuruan

Masa Reses, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Serap Aspirasi Guru Madin dan TPQ

Guru madin, semua yang mengajar di TPQ dan lembaga lainnya juga terdampak ekonomi dan sosialnya terhadap pandemi COVID-19 ini.

Foto Istimewa
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan membagikan paket sembako untuk guru madrasah diniyah (madin), ustadz, ustadzah dan lainnya, Selasa (5/5/2020) malam. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan membagikan paket sembako, masker dan cairan prebiotik dan probiotik ke para guru madrasah diniyah (madin), ustadz, ustadzah dan lainnya, Selasa (5/5/2020) malam.

Mas Dion sapaan akrab Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan mengatakan, guru madin, semua yang mengajar di TPQ dan lembaga lainnya juga terdampak ekonomi dan sosialnya terhadap pandemi COVID-19 ini.

"Seluruh kegiatan dihentikan total. Menurut saya, mereka garda terdepan untuk mencerdaskan anak-anak kita. Kegiatan mereka berhenti total, selama dua bulan ini, mereka terdampak pandemi ini," kata dia.

Mas Dion menyampaikan, mungkin sebagian guru masih bisa bertahan karena memiliki pekerjaan lain.

Namun, bagi yang tidak memiliki pekerjaan lain, kondisi pandemi ini sangat berdampak sekali.

"Makanya kami berikan bantuan. Mudah-mudahan ini bisa sedikit membantu dan meringankan beban mereka," jelas dia.

Mas dion menyebut, semua aspirasi para guru madin ini akan diusulkan ke Pemkab Pasuruan.

Kebetulan pembagian bantuan ini dilakukan bersamaan dengan reses yang dilakukannya.

"Ini sedang kami rumuskan dan rancangannya sudah ada. Kami akan prioritaskan guru non PNS, non sertifikasi. Kami akan memberikan perhatian, karena recofusing anggaran kemarin cukup untuk menyalurkan bantuan ini," pungkas dia.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved