Citizen Reporter

Begini Cara Membuat Sabun Cair Antiseptik

Kebutuhan akan sabun antiseptik meningkat. Supaya hemat, guru-guru di SDN Magersari 2 Kota Mojokerto membuat sendiri.

citizen reporter/Uzlifatul Rusydiana
Para guru SDN Magersari 2 Kota Mojokerto membuat sabun antiseptik sendiri untuk kebutuhan sekolah. 

Wabah corona yang menyebar sangat cepat membuat masyarakat panik. Siapa pun berpeluang terjangkit virus itu. Oleh karena itu, mengantisipasi diri dengan berbagai upaya pencegahan penting dilakukan.

Salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik di air mengalir. Itu yang membuat para guru di SDN Magersari 2 Kota Mojokerto memutuskan untuk membuat sendiri.

Mencegah virus corona dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara itu di antaranya adalah selalu menggunakan masker ke mana pun pergi, sering mencuci tangan, menjaga daya imunitas tubuh, pola hidup sehat, menjaga kebersihan, mengonsumsi makanan sehat, olahraga, social distancing, hingga stay at home.

Mencuci tangan adalah salah satu cara yang terbukti cukup ampuh sebagai pertahanan terbaik karena mudah dilakukan. Cukup basahi tangan dengan air dan gunakan sabun secukupnya. Gosokkan hingga berbusa minimal 20 detik lalu bilas dengan air mengalir hingga bersih. Keringkan dengan handuk, tisu, atau pengering tangan.

Dalam memilih sabun pencuci tangan, banyak orang yang lebih memilih sabun cair karena lebih mudah menggunakannya dan terdapat dalam kemasan yang tertutup rapat sehingga tidak mudah terkontaminasi bakteri. Namun, harga sabun cair jauh lebih mahal dibandingkan dengan sabun batangan. Apalagi jika kebutuhannya dalam jumlah banyak.

Jika untuk kebutuhan seluruh warga sekolah bisa dibayangkan berapa uang yang harus dikeluarkan. Tak perlu khawatir, sabun cair bisa dibuat sendiri. Caranya pun tidak sulit.

Lima guru SDN Magersari 2 Kota Mojokerto berinisiatif membuat sabun cair, Jumat (17/4/2020). Itu akan digunakan saat siswa masuk. Bertempat di kantor SDN Magersari 2, kegiatan dimulai pukul 08.00 yang dipimpin langsung kepala sekolah, Reny Novita Sari
.
Bahan yang digunakan adalah parutan keju, baskom, panci, kompor, pengaduk, hand mixer, botol pump, satu sabun batang antiseptik, dan air mendidih. Komposisi bahan-bahan itu disesuaikan dengan kebutuhan.

Langkah pembuatannya sederhana saja, tak perlu ribet. Parut satu batang sabun antiseptik, masukkan ke dalam baskom. Masukkan air mendidih ke dalam baskom yang berisi parutan sabun. Aduk sampai larut. Diamkan larutan itu selama 24 jam.

Selanjutnya, aduk larutan sabun dengan hand mixer sampai berbusa. Jika masih terlalu kental, tambahkan sedikit air, dan sabun cair sudah siap digunakan. Masukkan ke dalam botol pump yang sudah dicuci sebelumnya. Hanya dengan satu batang sabun antiseptik, bisa dibuat sekitar tujuh botol pump sabun cair. Hemat, bukan?

“Pembuatan sabun cair ini selain untuk kebersihan tangan siswa di tengah merebaknya corona, juga untuk penghematan anggaran BOS dari pemerintah karena banyak kebutuhan sekolah lain yang harus dipenuhi oleh dana BOS,” tutur Reny.

Eka Yuniawanti, guru kelas 1 yang memang hobi memasak dan mencoba hal-hal baru, membuat sabun cair dari sabun batangan merupakan pengalaman pertama. Baginya, membuat sabun cair ini sangat menyenangkan.

“Saya akan mencoba membuatnya di rumah. Itu bisa juga ditambahkan sedikit sari lemon segar yang baru diperas ke dalam botol pump,” pungkas ibu satu anak itu.

Nah, bagaimana? Mudah, bukan? Anda tertarik? Segera saja, tak perlu menunggu besok. Sisa-sisa sabun batang pun bisa dimanfaatkan, lho. Malah akan menghemat kantong dengan memaksimalkan uang belanja untuk keperluan yang lain. Menghemat bukan berarti pelit.

Uzlifatul Rusydiana
Guru SDN Magersari 2 Kota Mojokerto
uzlifahirdana@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved