Single Focus

Warkop Dilema di Tengah PSBB, Antara Gaji Pegawai dan Pemberlakuan Jam Malam bagi Penjual Mamin

Pembatasan aktivitas untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, sejak pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, berdampak terhadap usaha.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
PENDAPATAN TURUN - Warkop Kailash di kawasan Menanggal, Jumat (1/5). Pengusaha warkop dihadapkan pada pilihan sulit, satu sisi ingin menaati peraturan pemerintah, sisi lain pendapatan warkop berkurang drastis saat pandemi covid-19. Masih ditambah aturan PSBB yang tidak diperbolehkan melayani pembelian di tempat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pembatasan aktivitas untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19, sejak pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, berdampak terhadap usaha yang biasanya aktif pada malam hari, seperti warung tegal (warteg) dan warung kopi (warkop).

Banyak yang mengaku mengalami penurunan omzet yang signifikan.

Salah satunya dialami Agung Priambodo, pemilik warung kopi di kawasan Kali Kepiting Surabaya.

"Yang pasti, PSBB sangat berdampak, apalagi terhadap usaha makanan dan minuman. Buka hanya boleh sampai jam 9 malam, pembeli tidak boleh duduk untuk nongkrong, bolehnya take away. Orang-orang ya mikirnya mending nggak usah beli kopi di warung," katanya kepada Surya.co.id, Minggu (3/5).

Jika sebelumnya target omzet bisa mencapai 100 persen, kini hanya tersisa 10 persen.

Menurut Agung, yang penting bisa menutupi gaji empat orang pegawainya.

"Sebagai pemilik warung juga dilema mau tutup atau enggak. Kami di sini juga tetap membayar sewa. Karena mempertimbangkan pegawai yang masih muda, akhirnya saya berprinsip tetap buka asal bisa nutup gaji karyawan. Selebihnya rugi, menutupinya ya kuat-kuatan di modal saja," urainya.

Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai corona virus desease (Covid-19) di Surabaya.

PSBB ini berlaku selama 14 hari, terhitung mulai Selasa (28/4) hingga Senin (11/5) mendatang.

Salah satu poin dari PSBB, pembatasan aktivitas di malam hari.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved