Breaking News:

PTPN XI

Karyawan PTPN XI Tetap Dapat THR meski di Tengah Pendemi Covid-19

Komisaris Utama PTPN XIDedy Mawardi yang memberikan apresiasinya kepada direksi yang tetap membayarkan THR bagi para karyawan PTPN XI.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
foto:ptpn xi
Dedy Mawardi, Komisaris Utama PTPN XI, yang memberikan apresiasinya kepada direksi yang tetap membayarkan THR bagi para karyawan PTPN XI. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisaris Utama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI memberikan apresiasi kepada Direksi yang sudah mengagendakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan pertengahan Mei 2020.

Atau paling lambat satu minggu sebelum hari raya sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Dalam rapat gabungan akhir April lalu, Direksi menyampaikan rencana membayarkan THR karyawan dan Komisaris sangat memberikan apresiasi kepada jajaran Direksi.

"Komitmen menunaikan THR di tengah kondisi seperti ini masa pandemi dan kondisi perusahaan. Ini bukan hanya memenuhi kewajiban melainkan sangat membantu karyawan dan multiplayer efeknya luas," kata Dedy Mawardi, Komisaris Utama PTPN XI, Selasa (5/5/2020).

Sedangkan THR untuk Komisaris dan Direksi, tahun ini tidak diberikan. Hal ini sebagai wujud kepekaan dan kesadaran sosial dalam kondisi wabah pandemi akibat COVID-19 yang telah berdampak luas, baik secara ekonomi maupun sosial.

"Anggaran THR untuk Komisaris dan Direksi dipergunakan untuk kegiatan kemanusiaan yang terkait dengan penanggulangan dan penanganan COVID-19 melalui PKBL atau CSR. Hal ini juga melatih kepekaan dan empati sosial " jelasnya lebih lanjut.

Selain THR untuk CSR program penanganan Covid-19, Rumah Sakit anak perusahaan PTPN XI menjadi rujukan Covid-19 yaitu RS Djatiroto Lumajang dan RS Lavalette Malang.

"Selain THR untuk CSR program penanganan Covid-19, dua rumah sakit kami ditunjuk sebagai RS rujukan yakni RS Djatiroto di Lumajang dan RS Lavalette di Malang," ungkap Dedi.

Selain itu pihaknya juga mempersiapkan dua Rumah Sakit lainnya untuk support penanganan Covid-19, yakni RS Elizabeth di Situbondo dan RS Wonolangan di Probolinggo. Tentu saja penanganannya sesuai protokol keamanan dan terpisah dengan pasien reguler sehingga aman.

"Untuk Surabaya kami tawarkan klinik Welas Asih Medika untuk isolasi dan penanganan, hanya perlu sedikit penyempurnaan dan kelengkapan medis," tambah Dedi.

Semuanya ini wujud dari konstribusi positif keberadaan BUMN untuk Indonesia. PTPN XI merupakan agroindustri berbasis tebu dan merupakan bagian dari Holding BUMN Perkebunan yang memiliki sekitar 3.000 karyawan tersebar di Jawa Timur.

Saat ini PTPN XI tengah bersiap melaksanakan aktivitas giling sebagai suport ketahanan pangan nasional dengan komoditas gula.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved