Breaking News:

Didi Kempot Meninggal Dunia

Bukan Serangan Hantung, Henti Jantung Penyebab Didi Kempot Meninggal Dunia, Kenali Bedanya

Musisi legendaris campursari Donisius Prasetyo yang akrab dipanggil Didi Kempot meninggal dunia karena henti jantung, bukan serangan jantung.

Editor: Iksan Fauzi
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Penyanyi Didi Kempot tampil di hari pertama Synchronize Festival 2019 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/10/2019). 

SURYA.co.id - Musisi legendaris campursari Donisius Prasetyo yang akrab dipanggil Didi Kempot meninggal dunia karena henti jantung, bukan serangan jantung.

Menurut ilmu kesehatan, beda antara henti jantung dan serangan jantung. Menurut Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Didi Kempot meninggal dunia karena henti jantung.

Didi Kempot meninggal dunia Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 07.25 WIB.

Lantas apa beda henti jantung dan serangan jantung?

Melansir heart.org, henti jantung merupakan kondisi hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba pada seseorang yang mungkin pernah atau pun tidak pernah didiagnosis menderita penyakit jantung.

Henti jantung dapat datang secara tiba-tiba atau dibangun dari gejala lain.

Ini seringkali berakibat fatal.

Henti jantung dapat disebabkan oleh irama jantung yang tidak teratur, disebut aritmia.

Aritmia umum yang berhubungan dengan henti jantung yaitu febrilasi ventrikel.

Febrilasi ventrikel berarti bahwa bilik jantung yang lebih rendah tiba-tiba mulai berdetak dengan kacau dan tidak memompa darah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved