Travel

Lion Air Group Layani Penerbangan Domestik Mulai 3 Mei 2020 : Hanya untuk Pebisnis

Lion Air Group kembali melayani penerbangan domestik, namun hanya untuk melayani pebisnis, bukan dalam rangka “mudik”.

tribun jatim/fikri firmansyah
Layanan Keberangkatan Lion Air di Terminal 1A Bandara Internasional Juanda, Sabtu (1/2/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Mulai tanggal 3 Mei 2020, Lion Air Group akan kembali melayani penerbangan domestik.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, menuturkan, layanan ini dibuka setelah mendapatkan perizinan khusus (exemption flight) dari pihak regulator yakni Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).

"Layanan operasional domestik meliputi Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW) dan Batik Air (kode penerbangan ID) direncanakan akan kembali beroperasi mulai 3 Mei 2020," kata Danang dalam rilis yang dikirimkannya, Jumat (1/5/2020).

Meski Lion Air Group kembali melayani penerbangan domestik, namun hanya untuk melayani pebisnis, bukan dalam rangka “mudik”.

Lebih lanjut Danang menjelaskan, layanan penerbangan domestik itu juga hanya untuk tujuan operasional angkutan kargo, melakukan perjalanan bagi pimpinan lembaga tinggi negara RI atau tamu kenegaraan; operasional kedutaan besar; konsulat jenderal; konsulat asing; perwakilan organisasi internasional yang memiliki kedudukan di Indonesia; operasional penegakan hukum, ketertiban dan pelayanan darurat; layanan penerbangan khusus (repatriasi) untuk pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) dan lainnya atas seizin Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

"Layanan penerbangan tersebut juga telah sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Rebulik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa angkutan udara Idul Fitri periode 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19)," tambahnya.

Ia juga mengatakan, pebisnis dan calon tamu atau penumpang dengan tujuan pengecualian, wajib memenuhi protokol penanganan Covid-19 melalui pengisian kelengkapan dokumen berdasarkan persyaratan yang telah pihaknya tentukan dan melampirkannya sebelum keberangkatan, sebab rencana operasional akan melayani rute-rute penerbangan dalam negeri termasuk kota atau destinasi berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Dalam kebijakan terkait akan kembalinya rencana operasional kami dalam melayani rute-rute penerbangan dalam negeri termasuk kota atau destinasi berstatus Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan wilayah dengan transmisi lokal atau daerah terjangkit (Zona Merah), maka bagi “pebisnis dan calon tamu atau penumpang dengan tujuan pengecualian”, wajib memenuhi protokol penanganan Covid-19 melalui pengisian kelengkapan dokumen dan melampirkan sebelum keberangkatan berdasarkan persyaratan telah kami tentukan," jelasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved