Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Gresik

DPC PDI-P Kabupaten Gresik Dirikan Posko Gorong Royong upaya Cegah Penyebaran Covid-19

DPC Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Gresik terus ikut bergerak mencegah penyebaran coronavirus disease (Covid-19).

Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiyono
POSKO - Bendahara DPC PDI-P Kabupaten Gresik Siti Muafiah (tengah, baju hitam) menyerahkan bantuan masker kepada kader di Kantor DPC sekaligus sebagai posko gotong royong cegah Covid-19, Kamis (30/4/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - DPC Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Gresik terus bergerak mencegah penyebaran coronavirus disease (Covid-19) di Kabupaten Gresik dengan membuat posko gotong royong di Kantor DPC, Jalan Jaksa Agung Suprapto,  Kamis (30/4/2020).

Bendahara DPC PDI-P Kabupaten Gresik Siti Muafiah, mengatakan, pendirian posko ini untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mendapat bantuan langsung tunai (BLT) akibat terdampak pandemi Covid-19.

Selain itu, di posko tersebut juga menyediakan masker, pemeriksaan suhu badan menggunakan thermo gun dan bisa mendapat penyuluhan terkait informasi perkembangan virus Corona di Kabupaten Gresik.

"Posko ini juga bisa digunakan tempat pengaduan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 untuk bisa mendapat bantuan. Nanti, data masyarakat disampaikan ke anggota DPRD Kabupaten Gresik untuk diusulkan ke pemerintah melalui pemerintah desa masing-masing," kata Siti yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Gresik.

Selain itu, Siti juga meminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona. Yaitu, memakai masker, sering cuci pakai sabun dan air mengalir dan tetap sering tinggal di rumah. "Sehingga, di posko kita sediakan maskes, tempat cuci tangan dan alat pemeriksa suhu badan," katanya.

Sementara, data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gresik hingga Kamis (30/4/2020) di Humas Pemkab Gresik, jumlah masyarakat yang terpapar positif covid-19 ada 27 orang. Rinciannya, yang sembuh ada 5 orang, meninggal 4 orang dan dirawat ada 18 orang.

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan ada 140 orang. Rinciannya, yang dalam pengawasan ada 91 orang, selesai pengawasan ada 44 orang dan meninggal dunia ada 4 orang.

Sementara untuk orang dalam pengawasan (ODP) ada 1.105 orang. Rinciannya, dipantau ada 330 orang, selesai dipantau ada 775 orang. Dan orang tanpa gejala ada 180 orang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved