Virus Corona di Mojokerto

Abaikan Physical Distancing, Ratusan Pemohon e-KTP Berjubel di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

Di tengah seruan untuk melaksanakan physical distancing, ratusan pemohon E-KTP malah berjubel di kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto

surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Antrean pemohon e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/4/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Di tengah seruan untuk melaksanakan physical distancing, ratusan pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) berjubel di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/4/2020).

Antrean panjang pemohon e-KTP tersebut bahkan memenuhi badan jalan sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Raya RA Basuni.

Mereka berkerumun seakan mengabaikan anjuran Sosial/ Physical Distancing yang notabene Kabupaten Mojokerto telah dinyatakan sebagai zona merah Covid-19.

Linda Sri Astutik, pemohon e-KT, mengatakan pelayanan di kantor Dispendukcapil terkesan lambat. Ia harus  mengantre di pinggir jalan untuk menukar surat keterangan (Suket) dengan e-KTP cetak.

"Kita cuma menggambil e-KTP cetak tapi antreannya seperti ini padahal kita juga khawatir ya karena sekarang ada wabah Virus Corona," ujarnya di lokasi, Kamis (30/4

Hal itu juga dirasakan oleh Dwi Indragandi, warga Desa Mojogeneng, Kecamatan Jetis yang menunggu sampai tiga jam untuk mengambil e-KTP.

Di sini sudah sering terjadi antrean panjang seperti ini namun belum ada solusi efektif dari pemerintah daerah untuk membatasi kerumunan orang di kantor Dispendukcapil tersebut. 

Menurut dia, sistem pelayanan Dispendukcapil sudah online dan sudah cukup cepat. Namun pengambilannya tetap harus dilakukan di kantor Dispendukcapil

"Saya antre sudah tiga jam tapi belum dipanggil sama petugas Dispendukcapil," ungkapnya.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi menjelaskan, pihaknya sudah menerapkan pembatasan yakni maksimal 200 orang untuk mengambil e-KTP cetak di kantor Dispendukcapil. Namun kenyataannya warga yang datang di kantor Dispendukcapil sekitar 400 orang.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved