Breaking News:

PSBB Surabaya

Sebab PSBB Surabaya Tak Ada Penumpukan Kendaraan di Bundaran Waru di Hari Kedua

PSBB Surabaya diharapkan bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona pada hari kedua, tak ada penumpukan kendaraan di Bundaran Waru

Surabaya.Tribunnews.com/Ahmad Zaimul Haq
Suasanan lalulintas di Bundaran Waru terlihat lancar, Rabu (29/4/2020). PSBB Surabaya diharapkan bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) Surabaya berjalan lancar pada hari kedua, Rabu (29/4/2020).

PSBB Surabaya yang diharapkan bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona pada hari kedua, jauh berbeda di banding pada hari pertama, Selasa (28/4/2029) kemarin. Tak ada lagi penumpukan kendaraan sebagaimana yang sempat terjadi pada hari pertama sebelumnya.

Pantauan di bundaran Waru atau depan Mal Cito Jl A Yani Surabaya, personel gabungan PSBB Surabaya yang bertugas di lokasi langsung mengarahkan kendaraan sesuai dengan klasifikasinya. Mulai dari kendaraan roda dua dan roda empat langsung dipilah dan diarahkan petugas.

Roda dua di-screening di frontage road sisi timur Jl A Yani dengan memilah kendaraan berdasarkan nopol, yakni pelat L/W (Surabaya dan Sidoarjo) dan pelat non L/W (luar Surabaya dan Sidoarjo) serta memeriksa yang berboncengan.

Sedangkan roda empat di-screening di jalan utama A Yani dengan rekayasa empat lajur untuk memperlancar kendaraan saat proses screening.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, di hari kedua ini memang relatif lancar, salah satunya sebabnya lantaran warga termasuk dari luar kota telah banyak mengetahui terkait penerapan PSBB di Surabaya. Sehingga juga mempengaruhi volume kendaraan.

"Sudah banyak yang mengetahui, bahwa Surabaya sudah PSBB," kata Irvan di lokasi.

Lancarnya PSBB Surabaya di hari kedua ini, juga lantaran rekayasa yang diterapkan oleh petugas. Rekayasa dengan memilah kendaraan berdasarkan klasifikasi tertentu juga mempengaruhi teknis di lapangan.

Teknisnya juga disempurnakan, bagi kendaraan pelat L/W yang telah sesuai ketentuan, seperti memakai masker dan tak berboncengan atau tak melebihi ketentuan muatan pada roda empat relatif lebih cepat. Meskipun, proses screening ketat tetap terus dilakukan petugas.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved