Travel

Pembatalan Tiket KA Menjadi 3 Hari, Humas PT KAI Daop 7 Madiun : Dukung Physical Distancing

Ketentuan tersebut berlaku untuk pembatalan mulai 30 April sampai 4 Juni 2020, untuk keberangkatan KA masa Angkutan Lebaran

ist
Loket layanan tiket Kereta Api PT KAI Daop 7 Madiun 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempercepat pengembalian uang pembatalan tiket via KAI Access menjadi 3 hari kerja sejak dilakukan pembatalan.

Sebelumnya, jika penumpang melakukan pembatalan melalui KAI Access, KAI akan mengembalikan 100 persen uang pembatalan tiket secara transfer paling lambat setelah 45 hari.

“Ketentuan tersebut berlaku untuk pembatalan mulai 30 April sampai 4 Juni 2020, untuk keberangkatan KA masa Angkutan Lebaran 2020 yaitu mulai 14 Mei sampai 4 Juni 2020,” jelas Ixfan hendriwintoko Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Rabu (29/4/2020).

Ixfan menambahkan, layanan ini diberikan bagi pelanggan agar beralih ke pembatalan secara online.

Tujuannya untuk mendukung physical distancing dengan tidak bepergian ke stasiun.

Kepada calon penumpang diharuskan mendownload atau mengupdate aplikasi KAI Access menjadi versi terbaru terlebih dahulu.

Pada saat registrasi, calon penumpang harus mendaftarkan nama dan nomor identitas yang sesuai dengan data pada tiket.

Pada menu pembatalan, masukkan juga nomor rekening yang memiliki nama sesuai dengan nama penumpang pada tiket.

“Total tiket yang sudah dibatalkan mulai 1 - 29 April 2020 untuk wilayah Daop 7 sendiri sebanyak 14.673 tiket, dimana sebagian dibatalkan melalui aplikasi KAI Access dan sebagiannya lagi dibatalkan secara offline di stasiun,” jelas Ixfan.

Khusus untuk keberangkatan 14 Mei sampai 4 Juni 2020 atau H-10 s.d H+10 masa Angkutan Lebaran 2020, secara nasional PT KAI melayani 554.672 tiket yang telah dibatalkan oleh penumpang.

Masih terdapat 352.884 tiket yang belum dibatalkan oleh penumpang, atau 39 persen dari total keseluruhan tiket masa Angkutan Lebaran 2020 yang telah terjual.

Ixfan berharap dengan kebijakan percepatan pengembalian uang pembatalan tiket ini, dapat mempermudah masyarakat yang ingin membatalkan tiket, serta membantu masyarakat yang membutuhkan dananya kembali secara tunai dan cepat.

“Semoga kebijakan ini bermanfaat bagi masyarakat yang telah menunda perjalanan mudiknya dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 pada masa Mudik Angkutan Lebaran 2020,” ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved