Virus Corona di Gresik
PDIP Gresik Bagikan Masker dan Tempat Cuci Tangan kepada Masyarakat saat Pemberlakuan PSBB
DPC PDIP Kabupaten Gresik membagikan ribuan masker dan tempat cuci tangan kepada kader dan masyarakat Gresik.
Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
SURYA.co.id | GRESIK - DPC PDIP Kabupaten Gresik membagikan ribuan masker dan tempat cuci tangan kepada kader dan masyarakat Gresik di saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik, Rabu (29/4/2020).
Ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik Mujid Ridwan, mengatakan, bantuan masker kepada sayap partai dan struktur partai disaat pandemi coronavirus disease (Covid-19) sangat penting, sebab penyebaran virus sangat cepat disaat di tempat umum.
Sehingga, bantuan masker dan bak cuci tangan tersebut sangat dibutuhkan kader-kader dan struktural partai disaat di masyarakat. "Bantuan masker itu untuk struktural partai dan sayap partai yang dipakai saat pandemi Covid-19," kata Mujid Ridwan yang juga wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik.
Namun, Mujid juga mengajak para kader-kader PDIP Kabupaten Gresik untuk gotong royong membantu masyarakat disaat musibah pandemi Covid-19. Sebab, selama musibah pandemi Covid-19 ini semua masyarakat sangat terdampak. Tidak saja para kaum pekerja, tapi juga industri, pariwisata, angkutan umum dan transportasi semuanya ikut terdampak virus corona.
Lebih lanjut Mujid mengatakan, dari bantuan yang hanya masker tersebut, merupakan bentuk gotong royong antar kader partai untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
"Bantuan masker untuk dibagikan ke masyarakat oleh kader-kader di banteng muda Indonesia (BMI) Kabupaten Gresik," imbuhnya.
Jumlah masker yang disumbangkan sekitar 9000 masker lebih. "Untuk BMI 1000 masker dan setiap posko PSBB di 8 Kecamatan masing-masing 1000 masker lebih dan tempat cuci tangan masing-masing posko satu," katanya.
Diketahui, sampai saat ini Rabu (29/4/2020), jumlah Covid-19 di Kabupaten Gresik yang positif sudah tembus 25 orang. Rinciannya, 16 orang dirawat, 5 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia.
Sedangkan yang orang dalam pengawasan (ODP) ada 1.103 orang. Rinciannya, yang sudah dipantau ada 343 orang dan yang selesai dipantau ada 760 orang. Dan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 140 orang. Rinciannya, 91 orang dalam pengawasan, 44 orang selesai pengawasan dan 5 orang meninggal dunia.
Saat ini Pemkab Gresik telah memberlakukan PSBB sejak Selasa (28/4/2020), sampai 11 Mei 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ketua-dpc-pdip-kabupaten-gresik-mujid-ridwan-kanan.jpg)