Breaking News:

Virus Corona di Tuban

UPDATE Virus Corona di Tuban, 6 Santri Ponpes Al Fatah Temboro Positif COVID-19 Hasil Rapid Test

Berikut update virus corona di Tuban, sebanyak 6 santri dari Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan dinyatakan positif COVID-19 hasil rapid test.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Iksan Fauzi
surya.co.id/doni prasetyo
Seribu santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan yang datang dari berbagai negara dan penjuru Indonesia, antri menjalani Rafid Test Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19 di lingkungan Ponpes setempat, Selasa (21/4/2020) 

SURYA.co.id | TUBAN - Berikut update virus corona di Tuban, sebanyak 6 santri dari Ponpes Al Fatah Temboro, Magetan asal Bumi Wali dinyatakan positif COVID-19 hasil rapid test.

Meski hasil rapid test menunjukkan positif COVID-19, santri laki-laki dan perempuan kondisi tubuhnya dalam keadaan sehat.

6 santri tersebut dari jumlah sebanyak 42 santri yang dipulangkan karena pandemo COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo mengatakan, para santri putra maupun putri Ponpes Temboro sudah di rumah masing-masing dan telah menjalani pemeriksaan kesehatan maupun Rapid Tes.

Hasilnya sebanyak enam santri positif terindikasi COVID-19 berdasarkan Rapid Tes.

Namun, para santri dalam kondisi sehat alias orang tanpa gejala (OTG).

Peta penyebaran virus corona di Jatim
Peta penyebaran virus corona di Jatim (http://infocovid19.jatimprov.go.id/)

Dari enam santri yang positif berdasarkan hasil rapid tes itu tersebar di beberapa desa yang ada lima kecamatan di Kabupaten Tuban, di antaranya Kecamatan Palang, Montong, Semanding, Soko dan Parengan dengan jumlah dua orang santri yang positif.

"Semua santri yang positif hasil rapid test kondisinya sehat, untuk tindak lanjutnya dilakukan Swab," ujar Bambang, Senin (27/4/2020).

Dijelaskannya, sebagai langkah antisipasi penyebaran dan memutus penularan, sebanyak enam santri yang dinyatakan positif berdasarkan rapid test tersebut harus tetap menjalani isolasi secara mandiri.

Polres Tuban, Anggota Kodim, Dishub dan Dinkes setempat melakukan pemeriksaan pemudik di wilayah perbatasan Jatim-Jateng, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar.
Polres Tuban, Anggota Kodim, Dishub dan Dinkes setempat melakukan pemeriksaan pemudik di wilayah perbatasan Jatim-Jateng, tepatnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar. (Foto Istimewa)

Para santri tidak ada gejala ataupun yang mengalami sakit, mereka menjalani isolasi di rumah masing-masing dan harus dipantau oleh tim gugus.

"Karena kondisinya sehat semua, mereka isolasi di rumah. Semua di tracking puskesmas dan diawasi tim gugus desa masing-masing," pungkas pria yang juga sebagai anggota tim gugus.

Berdasarkan data yang dihimpun, pemantauan terhadap kondisi kesehatan puluhan santri Ponpes Al Fatah Temboro yang pulang sudah dilakukan oleh tim Gugus Tugas Kabupaten Tuban sejak pekan lalu.

Mereka yang datang kemudian dilakukan pendataan lalu Rapid Tes untuk mendeteksi apakah ada yang terjangkit virus corona atau tidak.

Data sebaran covid Kabupaten Tuban, Senin, (27/4/2020), PDP tercatat ada 20 orang, 7 pasien telah dinyatakan sembuh atau negatif dan meninggal 3 orang. Sedangkan jumlah pasien suspect corona 3 orang, satu dinyatakan meninggal saat masih berstatus PDP.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved