Demi Rp 800 Ribu, Cewek di Surabaya Tewas Seusai Bercinta: Kalau Tak Punya Uang, Jangan Booking Saya

Demi uang Rp 800 ribu, nyawa cewek di Surabaya ini melayang setelah kencan dengan seorang pemuda Sampang Madura di sebuah apartemen di Surabaya.

Kolase SURYA.co.id/FIRMAN RACHMANUDIN
Terungkap demi Rp 800 ribu, cewek di Surabaya ini tewas seusai bercinta dengan teman kencannya di sebuah apartemen di Surabaya Barat. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Demi uang Rp 800 ribu, nyawa cewek di Surabaya ini melayang setelah kencan dengan seorang pemuda Sampang Madura di sebuah apartemen di Surabaya Barat.

Peristiwa miris itu terjadi setelah mereka berhubungan badan, lalu cewek di Surabaya yang bernasib naas berinisial IPS (36) mengucapkan kata-kata yang menyinggung teman kencannya.

"Kalau tidak punya uang, jangan booking saya," ucap tersangka Ahmad Junaidi Abdilah, pemuda 20 tahun asal Karangprao Laok Emong, Sampang, Madura menirukan ucapan IPS kepadanya seusai kencan.

Ucapan IPS itu membuat Junaidi muntab, apalagi setelah IPS menolak memberikan layanan kedua kalinya seperti perjanjian mereka sebelum melakukan berhubungan badan.

Sebelum tewas, IPS, asal Genuk, Semarang, Jawa Tengah itu sempat cekcok dan adu fisik dengan Junaidi.

Tersangka pembunuhan, Ahmad Junaidi, saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya. Terungkap kisah pilu cewek di Surabaya demi uang Rp 800 ribu nyawanya terenggut pemuda bernafsu besar.
Tersangka pembunuhan, Ahmad Junaidi, saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya. Terungkap kisah pilu cewek di Surabaya demi uang Rp 800 ribu nyawanya terenggut pemuda bernafsu besar. (SURYA.CO.ID/LUHUR PAMBUDI)

Dia adalah teman kencan Junaidi yang dikenalnya lewat aplikasi MiChat.

IPS sendiri asal Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang menyewa apartemen bulanan di Kota Surabaya untuk tempat bercinta dengan tarif Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu sekali kencan.

Junaidi ditangkap sekitar lima jam setelah adanya laporan jasad korban ditemukan terkapar, bersimbah darah, oleh petugas keamanan apartemen.

Tersangka teridentifikasi melalui rekaman CCTV seputar apartemen.

Baju yang dikenakan tersangka identik dengan baju yang ada dalam rekaman CCTV apartemen.

Halaman
1234
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved