Minggu, 3 Mei 2026

Lifestyle

Melayang dengan Tali, Ini 4 Gerakan Sederhana pada Fly High Yoga

Banyak orang memilih olahraga ini untuk postur tubuh dan menyegarkan pikiran. Berbagai macam yoga yang dipilih, salah satunya fly high yoga.

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Parmin
surya.co.id/habibur rohman
MANFAATKAN TALI - Beberapa gerakan yoga dengan memanfaatkan tali yang digantung. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Yoga telah dikenal luas sebagai olahraga bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

Banyak orang yang memilih olahraga ini untuk memperbaiki postur tubuh serta menyegarkan pikiran.

Ada berbagai macam yoga yang bisa dipilih, salah satunya yaitu fly high yoga. Berbeda dengan yang lain, fly high yoga menawarkan keunikan yakni sensasi melayang di udara menggunakan tali.

"Selain bagus untuk postur tubuh, fly high yoga juga bermanfaat untuk melatih keberanian karena kaki tidak berpijak ke tanah," ungkap instruktur Yoga Urban Athletes Surabaya Novy Herawaty.

Selain itu, karena memanfaatkan tali khusus, olahraga ini bisa melatih keseimbangan tubuh, fokus, serta ketangkasan.

"Fly high yoga juga memungkinkan untuk melakukan inversion, yakni posisi kepala berada di bawah, sementara kaki ada di atas. Hal ini bermanfaat untuk tubuh, seperti melancarkan peredaran darah," katanya.

Media tali, menurut Novy, bisa memudahkan untuk melakukan gerakan yoga yang susah dalam hatha yoga.

"Bagi pemula, fly high yoga tidak saya sarankan untuk dilakukan sendiri. Olahraga ini butuh bimbingan langsung. Kalau ingin melakukannya sendiri, setidaknya sudah ikut tiga sampai empat kali kelas," kaya Novy.

Ada beberapa gerakan sederhana yang biasa diajarkan kepada pemula.

Gerakan ini merupakan gerakan dasar sebagai langkah awal untuk mempelajari olahraga ini pada tingkat selanjutnya.

1. Streching atau Pemanasan

Sebelum melakukan gerakan lain, hal pertama yang harus dikuasai yakni streching atau pemanasan. Selain mempersiapkan otot tubuh, latihan ini juga sebagai pengenalan fly high yoga.

"Gerakan ini dilakukan dengan cara menaikkan salah satu kaki ke atas tali tepat pada bagian pergelangan kaki. Sementara jari-jari kaki menghadap ke atas," paparnya.

Dilanjutkan dengan kedua tangan memegang tali. Secara perlahan, badan ditekuk ke bawah sambil di dorong.

"Posisi kaki yang satu menekan ke matras," katanya.

2. Warrior 2 Pose atau Virabhadrasana 2

Latihan bagi pemula yang pertama yakni pose warrior 2 atau yang dalam Bahasa Sansekerta yakni virabhadrasana 2.

Seperti namanya, latihan yang memfokuskan pada fleksibilitas, daya tahan otot, serta kekuatan tubuh ini memperlihatkan pose layaknya prajurit.

"Gerakan ini diawali dengan menaikkan salah satu kaki. Tali setara dengan lutut. Kemudian, secara perlahan kaki ditekuk ke bawah, jari-jari kaki menghadap ke lantai," Novy menguraikan.

Sementara kaki yang satu ditarik ke belakang. Kedua tangan dibentangkan ke depan dan belakang. Wajah menghadap lurus ke depan.

"Kedua tangan harus lurus. Gerakan ini bermanfaat untuk menguatkan otot paha dalam serta kaki. Yang paling utama dalam latihan ini menjaga kestabilan karena hanya satu kaki yang menopang di lantai," ungkap Novy.

3. Mountain Pose atau Tadasana

Sekilas, pose ini terlihat mudah karena sekadar berdiri. Padahal, dibutuhkan keseimbangan serta keberanian ekstra untuk melakukannya di atas tali.

"Gerakan ini dilakukan dengan cara berdiri di atas tali dengan kedua kaki. Pandangan lurus ke depan. Sementara tangan lurus ke bawah dengan posisi di samping tubuh," Novy menguraikan.

Keselarasan antara anggota tubuh juga dilatih melalui latihan ini. Manfaat lain dari pose berdiri ini yakni meningkatkan kesadaran serta peran semua anggota tubuh.

4. Tree Pose atau Vrksasana

Gerakan keempat yakni tree pose atau dalam Bahasa Sansekerta, vrksasana. Seperti namanya, latihan ini mengajak tubuh berpose layaknya sebatang pohon.

"Gerakan ini lebih chalengging daripada tadasana. Tujuannya menantang keberanian berdiri di atas tali menggunakan satu kaki," Novy mengungkapkan.

Gerakan ini diawali dengan kedua kaki naik ke atas tali. Kemudian salah satu kaki diangkat dan diletakkan di atas kaki satunya.

Sementara kedua telapak tangan dipertemukan di depan dada, menyerupai salam namaste. Posisi tangan seperti ini akan membuat tubuh semakin tegak dan seimbang.

Meskipun fly high yoga memiliki sederet manfaat untuk kesehatan, Novy mengatakan yoga ini tidak dianjurkan bagi orang dengan kondisi tertentu.

"Untuk penderita hipertensi, migrain, vertigo dan ibu hamil tidak disarankan melakukan fly high yoga karena bisa memperparah keluhan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved