Breaking News:

Cerita Sprinter Jatim Serafi Unani Jalani Latihan di Tengah-tengah Pandemi Covid-19

Serafi Analies Unani memastikan tetap rutin berlatih meski dihadapkan dengan kondisi darurat pandemi Covid-19 atau Corona

Instagram @serafi anelies Unani
Pelari cepat putri andalan Jawa Timur, Serafi Analies Unani memastikan tetap rutin berlatih meski dihadapkan dengan kondisi darurat pandemi Covid-19 atau Corona. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelari cepat putri andalan Jawa Timur, Serafi Analies Unani memastikan tetap rutin berlatih meski dihadapkan dengan kondisi darurat pandemi Covid-19 atau Corona.

Sejak KONI Jatim memutuskan untuk mengubah pola program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) agar memulai program Training From Home (TFH) akhir Maret silam, lantaran imbas adanya pandemi Covid-19.

Kini para pelatih memiliki keleluasaan untuk memilih porsi latihan terbaik kepada para atlet, selama masa darurat pandemi Virus Korona.

Para atlet pun kini telah menjalani metode Puslatda Mandiri KONI Jatim agar berlatih dari rumah masing-masing.

Tak terkecuali peraih medali emas SEA Games 2011 cabang nomor lari 100 meter putri, Serafi Unani.

Pelari 31 tahun ini mengaku masih tetap berlatih seperti biasanya ditengah situasi kondisi darurat Wabah Virus Korona.

Hanya saja untuk program latihan, Serafi melanjutkan, dirinya menyesuaikan dengan instruksi dari pelatih.

"Program latihan masih seperti biasa tidak ada perubahan signifikan, adapun program pengganti dilapangan sudah disesuaikan dengan kebutuhan atlet masing-masing," katanya pada surya.co.id, Sabtu (25/4/2020).

Dalam menjalani program latihan sebanyak dua kali sehari, pelari kelahiran Surabaya ini juga menerapkan metode physical distancing.

Biasanya, Serafi memanfaatkan aplikasi video conference untuk berkomunikasi dengan sang pelatih, saat sedang berlatih.

"Latihan masih terus dilakukan seperti biasa, dua kali sehari pagi dan sore, dipantau melalui Zoom oleh pelatih dan Pihak Koni," ujarnya.

Pelari tercepat nomor 100 meter putri pada PON ke-XVIII ini pun mengungkapkan keinginannya, untuk mengakhiri karir di dunia atletik seusai berlaga di PON Papua mendatang.

"Pensiun saya akan mengikuti jadwal PON, saya akan pensiun setelah selesai kejuaraan," pungkasnya.

Penulis: Taufiqur Rochman
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved