Breaking News:

Berita Bondowoso

Polisi Tetapkan Seorang Kades Jadi Tersangka Alih Fungsi Lahan Hutan Ijen Bondowoso

Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kegiatan alih fungsi lahan di kawasan hutan Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.

Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung lokasi banjir bandang di wilayah Desa Sempol dan Kalisat Kecamatan Ijen, Bondowoso. Seorang kades ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus alih fungsi lahan hutan di kawasan Ijen Bondowoso. 

Surya.co.id | BONDOWOSO - Polisi menetapkan seorang tersangka dalam kegiatan alih fungsi lahan di kawasan hutan Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso.

Satu orang tersangka itu adalah Kepala Desa Jampit Kecamatan Ijen, berinisial S (50).

Mengutip dari siaran pers yang dikirimkan Bagian Humas Polres Bondowoso, S menjadi tersangka dalam alih fungsi lahan hutan di Petak 101-1 RPH Blawan dan Petak 101-5 Dataran Ijen.

Lahan hutan tersebut diubah menjadi lahan perkebunan. Komoditas yang ditanam adalah kentang dan kubis.

Polisi sudah menangkap dan menahan S pada Selasa (21/4/2020) lalu.

Menurut Kasat Reskrim AKP Jamal menuturkan, selain seorang kepala desa, S juga menjabat sebagai Ketua LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) yang telah membuka lahan.

Dia menanam kentang dan kubis di kawasan hutan lindung itu sejak Oktober 2019. Lahan yang ditanami luasnya sekitar 5,57 hektare.

"Perbuatan tersangka tersebut dilakukan atas inisiatif sendiri dan tanpa ijin dari pihak yang berwenang," ujar Jamal, Jumat (24/4/2020).

Jamal menambahkan, alih fungsi lahan tersebut yang diduga kuat memperparah terjadinya banjir bandang di Kecamatan Ijen.

"Alih fungsi lahan ini yang kemudian diduga salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut, dan masih kami kembangkan lagi untuk tersangka lainnya," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved