Virus Corona di Tuban

Pemkab Tuban Imbau Jualan Takjil Buka Puasa Terapkan Pshycal Distancing

Pemerintah Kabupaten Tuban mengimbau kepada para pedagang takjil saat bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.

surya.co.id/m sudarsono
Pedagang takjil di Jalan Sunan Kalijaga Tuban diminta menerapkan pshycal distancing untuk menghindari penyebaran virus corona, Jumat (24/4/2020).  

SURYA.co.id | TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban mengimbau kepada para pedagang takjil saat bulan suci Ramadan 1441 Hijriah.

Pemerintah setempat berharap agar para pedagang menerapkan Pshycal Distancing (pembatasan jarak, red) saat beraktivitas.

"Kita berharap pedagang takjil menerapkan Pshycal Distancing, kita tidak melarang jualan," kata Bupati Tuban, Fathul Huda kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Huda sapaan akrab Bupati menjelaskan, penerapan Pshycal Distancing itu untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19 yang masih mewabah.

Sehingga diharapkan dengan pembatasan jarak, maka bisa mencegah penularan virus yang mematikan ini.

Pembeli juga demikian, harus memakai masker demi mencegah penularan. Jadi baik pedagang maupun pembeli sama-sama menerapkan pola kesehatan untuk menghindari covid-19.

"Kita tidak melarang jualan takjil, tapi pedagang harus melakukan Pshycal Distancing, agar mencegah penyebaran corona," terangnya.

Bupati juga menambahkan, agar masyarakat seusai membeli takjil langsung pulang ke rumah dan menghindari kerumunan.

Dengan begitu, maka penyebaran virus corona bisa diminimalisir secara bersama-sama.

"Masyarakat jangan berkerumun, habis beli takjil langsung pulang, itu lebih baik," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved