Berita Lamongan

4 Korban Tewas Usai Pesta Miras di Kantor LA Mania, Polisi di Lamongan Tangkap 2 Pemasok Air Maut

Upaya Polres Lamongan mengusut tuntas insiden meninggalnya sejumlah korban usai pesta miras akhirnya membuahkan hasil.

SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Ratusan liter miras jenis arak dalam kemasan 115 botol dan minuman lain yang berhasil diamankan di Polres Lamongan, Jumat (24/4/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Upaya Polres Lamongan mengusut tuntas insiden meninggalnya sejumlah korban usai pesta miras akhirnya membuahkan hasil.

Kasus pertama, 4 orang meninggal saat pesta miras di Kantor Sekretariat LA Mania pada Jumat (17/4/2020), polisi telah mengetahui dari mana miras itu didapatkan. Bahkan, dua pemasok air maut itu telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Dua tersangka tersebut yakni, MRP warga Kecamatan Lamongan Kota dan NI, warga Kecamatan Sukodadi.

MRP inilah pemasok miras para korban yang pesta di Kantor Sekretariat LA Mania.

MRP menjadi rekanan NI dalam mengedarkan miras di wilayah Lamongan, termasuk penjual miras di seputaran Pasar Sidoharjo.

Menurut Kapolres Lamongan, AKBP Harun, penetapan tersangka dilakukan setelah alat bukti yang didapatkan sudah cukup kuat, termasuk hasil uji laboratorium dari sampel miras yang dijual tersangka.

Ada dua jenis miras yang diamankan dan dijadikan sampel untuk uji laboratorium yakni miras yang sudah keruh dan yang masih jernih.

Uji lab menunjukkan untuk miras keruh berbau alkohol mengandung etanol 43,97 persen dan metanol negatif.

Sementara miras yang masih jernih menunjukkan hasil mengandung etanol 2,48 persen dan metanol 28,73 persen.

"Metanol itu biasanya yang ada di cairan pembersih lantai. Itu kalau diminum sangat berbahaya," kata Harun kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved