Kesehatan

Tips Melatih Anak Puasa Ramadan Dari Psikolog Primatia Yogi Wulandari

Psikolog anak Universitas Airlangga, Primatia Yogi Wulandari mengatakan melatih anak berpuasa memang perlu dilakukan sejak dini. Bagaimana tipsnya?

ist
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bulan Ramadan telah tiba. Momen ini pun dijadikan untuk melatih anak berpuasa sejak dini.

Sayangnya, hal ini masih menjadi sesuatu yang sulit bagi orangtua. Apalagi, jika ini merupakan tahun pertama anak dilatih berpuasa.

Dewi Puspita, misalnya, sampai saat ini ia masih mencari cara yang paling pas untuk mengajak anaknya yang kini berusia enam tahun berpuasa.

"Rencananya tahun ini saya mulai ngajari anak puasa. Sebelum-sebelumnya karena masih kecil, jadi nggak saya ajak dulu," ungkapnya kepada Surya, Kamis (23/4/2020).

Ia mengatakan tidak akan memaksa anaknya berpuasa sepenuhnya. Jika anak tidak kuat, maka ia perbolehkan makan tapi dilanjutkan dengan berpuasa lagi.

"Mengajar anak puasa sejak kecil penting sih menurut saya, supaya kalau mereka sudah wajib berpuasa, sudah terlatih," ungkapnya.

Psikolog anak Universitas Airlangga, Primatia Yogi Wulandari M.Si psikolog, mengatakan, melatih anak berpuasa memang perlu dilakukan sejak dini.

"Pembiasaannya tentu saja tidak dengan cara yang dipaksa, yang justru dapat membuat anak trauma dan menganggap bahwa puasa itu adalah hal yang menakutkan," katanya, Kamis (23/4/2020).

Menurut Primatia, hal pertama yang harus dilakukan yakni memberi pengetahuan kepada anak tentang puasa serta manfaatnya.

"Gunakan bahasa yang sesuai dengan usia anak agar dapat dipahami secara baik. Bisa juga menggunakan gambar-gambar menarik agar anak lebih dapat menangkap maksudnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved