Virus Corona di Indonesia
Respons Sprinter Putri Andalan Jatim Serafi Anelies Unani Terkait PON 2020 di Papua Ditunda
Serafi Anelies Unani tak mempermasalahkan perihal penundaan penyelenggaraan PON XX/2020 di Papua yang digeser pelaksanaannya pada 2021
Penulis: Taufiqur Rochman | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.co.id | SURABAYA - Pelari putri anadalan Jawa Timur (Jatim), Serafi Anelies Unani mendukung penuh keputusan pemerintah yang memutuskan menunda Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX/2020 di Papua.
Serafi Anelies Unani yang merupakan peraih medali emas SEA Games 2011 pada cabang nomor lari 100 meter putri menilai, kebijakan itu merupakan langkah yang tepat. Mengingat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk menggelar event olahraga terbesar di Tanah Air lantaran masih pandemi Covid-19 atau virus Corona.
"Penundaan ini adalah sikap yang tepat mengingat pandemi Covid-19 saat ini, dan juga recovery kondisi masing-masing atlet juga diperlukan," terang Serafi, pada Surya.co.id, Kamis (23/4/2020).
"Penundaan ini bukan sesuatu yang harus dipermasalahkan, namun harus dilihat secara bijak, mengenai faktor kesehatan masing-masing," imbuh Serafi.
Pelari kelahiran Surabaya ini tak mempermasalahkan perihal penundaan penyelenggaraan PON XX/2020 yang dijadwalkan pada Oktober nanti. Serafi menyadari dengan situasi yang terjadi sekarang.
"Jadi buat saya penundaan ini tidak masalah, toh Olimpiade pun ditunda, jadi ini adalah hal yang wajar," tandas Serafi
Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk penundaan PON XX/2020 Papua.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengatakan, ajang olahraga multi-event yang semula bakal digelar pada Oktober 2020 itu terpaksa digeser pelaksanaanya ke Oktober 2021.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/respons-sprinter-putri-andalan-jatim-serafi-anelies-unani-soal-penundaan-pon-2020-di-papua.jpg)