Berita Madiun

Napi Asimilasi di Kota Madiun Bagikan Nasi Bungkus ke Warga Kurang Mampu

Sejumlah eks napi Lapas Kelas I Madiun yang dapat program asimilasi, diajak dalam kegiatan sosial dengan membagikan makanan kepada warga miskin

surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Seorang napi asimilasi di Kota Madiun membagikan nasi bungkus kepada tukang becak. 

SURYA.co.id|MADIUN - Sejumlah eks narapidana Lapas Kelas I Madiun yang mendapatkan program asimilasi, diajak dalam kegiatan sosial dengan membagikan makanan kepada warga kurang mampu di Kota Madiun.

Sebelum kegiatan dimulai, napi asimilasi mendapatkan tausyiah di Polres Madiun Kota. Para napi asimilasi ini mendapatkan pembinaan rohani oleh ustadz selama setengah jam.

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bagi-bagi makanan, bersama anggota Polres Madiun Kota, petugas lapas dan dari Kejaksaan Negeri Kota Madiun. Sejumlah tukang becak, tukang parkir dan warga kurang mampu tampak dengan tertib mengantre.

Pembagian nasi bungkus dilakukan di dapur umum yang didirikan Polres Madiun Kota di kompleks gedung Bhara Makota.

Kabag Sumda Polres Madiun Kota, Kompol Basuki mengatakan, para napi tersebut sengaja dilibatkan untuk menunjukan bahwa mereka juga bisa berbuat kebaikan dan berguna bagi masyarakat.

“Mereka harus kita terima di masyarakat. Jadi kita bina agar dia bisa berbuat lebih baik lagi. Dan saya mengajak mereka jangan sampai berbuat kesalahan lagi,” kata Basuki kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Eks napi kasus narkoba, Hari Santoso (27) mengaku senang bisa dilibatkan dalam kegiatan positif. Dia berharap setelah menjalani asimilasi, dirinya bisa kembali diterima di tengah-tengah masyarakat.

“Semoga ke depan saya bisa menjalani kehidupan yang lebih baik, nggak mengulangi perbuatan seperti yang dulu. Sudah kapok,” kata ayah dua anak ini.

Warga Margobawero, Kota Madiun ini mendapat program asimilasi setelah imenjalani 11 dari vonis hukumannya satu tahun sepuluh bulan.

Seperti diketahui, setiap hari ada 200 bungkus nasi yang dibagikan sejak 19 April hingga menjelang lebaran. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu di tengah pandemi Covid-19. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved