Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Gugus Tugas Covid-19 Kota Blitar Pantau 2 WNA Malaysia dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan

Ada dua warga Kota Blitar dan dua WNA Malaysia dari Ponpes Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan pulang ke Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/doni prasetyo
Seribu santri dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan yang datang dari berbagai negara dan penjuru Indonesia, antri menjalani Rafid Test Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19 di lingkungan Ponpes setempat, Selasa (21/4/2020) 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Blitar melakukan tracing terhadap warga yang baru pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan.

Saat ini, ada dua warga Kota Blitar dan dua WNA Malaysia dari Ponpes Al Fatah Temboro Kabupaten Magetan pulang ke Kota Blitar.

Seperti diketahui, Pemprov Jatim menyebut Temboro berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Hal ini setelah adanya temuan sebanyak 43 santri Malaysia yang dinyatakan positif Covid-19 usai pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan dari hasil tracing, tim menemukan ada dua warga Kota Blitar dan dua WNA Malaysia dari Ponpes Al Fatah Temboro yang pulang ke Kota Blitar.

"Dua WNA Malaysia itu menumpang di rumah temannya di Tanjungsari. Kami sudah mendatangi mereka. Untuk sementara mereka melakukan isolasi mandiri. Mereka dari Ponpes di Temboro, Magetan," kata Hakim, Kamis (23/4/2020).

Dikatakannya, sedang untuk dua warga Kota Blitar yang baru pulang dari Ponpes Temboro berasal dari Kecamatan Sananwetan.

Tim dari kelurahan juga sudah mendatangi kedua warga itu.

"Mereka juga isolasi mandiri di rumah," ujarnya.

Menurut Hakim, dua WNA Malaysia sudah menjalani rapid test di Ponpes Al Fatah, Temboro, Magetan.

Selain itu, keduanya juga sempat menjalani isolasi di Ponpes.

"Kami pantau perkembangannya. Apakah nanti akan kami bawa ke tempat karantina atau isolasi mandiri," katanya.

Camat Sananwetan, Heru Eko Pramono mengatakan sebenarnya ada tiga warga Kecamatan Sananwetan yang baru pulang dari Ponpes Al Fatah, Temboro, Magetan.
Ketiganya, masing-masing dari Kelurahan Plosokerep, Karangtengah, dan Sananwetan.

"Tapi, yang satu hanya pulang sebentar untuk mengantar temannya lalu balik lagi ke Ponpes. Sekarang hanya dua warga yang di rumah. Mereka kami minta isolasi mandi di rumah. Mereka pulang ke Kota Blitar hari Senin," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved